7 Cara untuk Membantu Perkembangan Otak Anak Anda

7 Cara untuk Membantu Perkembangan Otak Anak Anda

Berikut ini adalah 7 Cara untuk Membantu Perkembangan Otak Anak Anda yang diharapkan bisa berguna, dapat dipraktekkan, serta menambah informasi yang diperlukan mengenai hal tersebut.

Anda tidak memerlukan kelas formal atau bahkan uang untuk meningkatkan perkembangan otak bayi Anda.

Untuk orang tua yang tidak dapat atau tidak ingin berpartisipasi dalam kelas ibu-dan-aku di tempat mereka, ada cara sederhana untuk berinteraksi dengan anak dan membantu perkembangan mereka.

Jika Anda mencari beberapa ide untuk dicoba dengan bayi Anda, berikut tujuh tindakan mudah yang dapat dilakukan orang tua.

1. Julurkan Lidah Anda

Salah satu aktivitas yang mudah dilakukan yang dengan mudah tertanam dalam sebagian besar rutinitas adalah menjulurkan lidah. Anda dapat mencontohkan menjulurkan lidah Anda pada sudut yang berbeda selama penggantian popok atau waktu bermain dan memberikan ruang dan waktu bagi bayi Anda untuk melakukannya kembali pada Anda.

Gestur adalah cara yang berguna untuk mendorong anak-anak di sekitar usia 3 bulan untuk melatih kontrol lidah, yang dapat membantu perkembangan makan dan bicara. Ini juga memungkinkan orang tua untuk mulai berkomunikasi dengan bayi mereka.

2. Tiarap

Perut sangat berharga bagi bayi hingga 6 bulan, tidak hanya untuk mengembangkan kekuatan fisik dan koordinasi tapi juga sebagai cara yang bagus untuk berinteraksi. Berbaring di samping bayi atau hadapi mereka.

3. Nyalakan Indra

Kumpulkan potongan-potongan kain yang memiliki tekstur berbeda dan biarkan bayi menjelajahinya saat Anda mengawasi. Potongan-potongan itu harus berukuran setidaknya enam inci kali enam inci. Jelaskan kain tersebut pada anak Anda, saat mereka belajar melalui indra mereka. Mengekspos mereka pada bahasa deskriptif yang kaya sekarang membantu mereka mengembangkan kosakata yang kuat di kemudian hari.

BACA JUGA:  Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Hamil di Atas Usia 35 Tahun

4. Besar atau Kecil

Balita berusia antara 2 dan 3 tahun akan senang memilah berbagai barang di sekitar rumah jadi tumpukan barang “besar” dan “kecil”. Permainan ini mengajarkan anak kata-kata dan konsep besar dan kecil, membantu mereka berpikir tentang ukuran, dan mendukung keterampilan matematika awal, seperti tahap awal pengukuran pemahaman, jelas Parlakian.

5. Dengarkan

Bayi mengembangkan jutaan jalur saraf setiap hari yang digunakan sepanjang hidup mereka untuk menerima informasi, dan musik membantu merangsang mereka. Pathways membantu anak dengan perkembangan bahasa, kognitif, sosial, dan emosional. Paparkan bayi pada berbagai jenis musik yang berbeda dalam nada dan ukuran.

6. Bernyanyi Bersama

Saat Anda bernyanyi, pastikan untuk menggendong bayi dan melebih-lebihkan gerakan mulut Anda, terutama saat menyanyikan lagu tanpa kata-kata. Selain itu, validasikan respons bayi dengan menirunya, karena penguatan positif mendorong aktivitas suara dan gerakan yang lebih spontan, seperti yang dipelajari bayi Anda. Pastikan untuk memainkan lagu cepat dan lambat, bernyanyi dengan keras dan lembut, dan gunakan nada tinggi dan rendah. Rock dan pantulkan ketukan lagu.

7. Mainkan Peek-a-boo

Permainan ini membantu bayi mengembangkan keabadian objek, yang berarti mereka mengetahui bahwa suatu objek ada meskipun mereka tidak dapat melihatnya. Usia yang baik untuk memulai adalah saat bayi berusia sekitar 9 bulan, meskipun bayi juga dapat menikmatinya di usia yang lebih muda.

Berinteraksi dengan bayi tampaknya jadi kunci untuk mengembangkan perkembangan otak yang positif. Nilai sebenarnya dari waktu bermain dengan anak-anak adalah bahwa hal itu membantu mereka menguasai tugas pertama dan penting mereka di tahun-tahun awal: membangun hubungan yang kuat dengan orang tua mereka.

Ikatan yang kuat dan aman inilah yang dibawa anak-anak sebagai model hubungan sepanjang hidup mereka, dan membantu mereka membangun persahabatan, bekerja sama dengan orang lain, bekerja dalam tim, dan membangun hubungan romantis yang kuat di kemudian hari.

BACA JUGA:  Mengatakan Tidak pada Anak, Apakah Efektif?

Meskipun semua kegiatan ini gratis dan mudah disesuaikan dengan rutinitas harian Anda, nilai bermain orang tua-anak sangat besar. Saat-saat ini memberi anak-anak kesempatan untuk berlatih dan, seiring waktu, menguasai keterampilan kognitif kritis, komunikasi, dan sosial-emosional yang mereka butuhkan untuk berhasil di sekolah dan kehidupan.

Scroll to Top