Jenis Cucak Rowo yang Bagus dan Ropel

Bagi anda yang sedang mencari tahu manakah jenis cucak rowo yang bagus untuk dijadikan peliharaan, pada artikel kali ini kami akan mencoba memberikan beberapa daftar rekomendasi yang bisa anda pilih.

Di mata para penggemar burung kicau, cucak rowo merupakan salah satu jenis burung yang paling banyak dicari dan juga merupakan salah stau jenis burung yang harganya sangatlah mahal bagi kebanyakan orang.

Rentang harga dari cucak rowo sendiri sangatlah luas, mulai dari yang seharga ratusan ribu, jutaan, belasan juta, hingga bisa mencapai puluhan dan bahkan ratusan juta tergantung nilai yang ditetapkan oleh penjual.

Nilai harga ini sendiri biasanya ditentukan dari berbagai faktor, mulai dari kualitas fisik, usia, siapa indukannya, daerah asalnya, kicauan, hingga sudah berapa kali menjuarai perlombaan kicau, akan sangat menentukan harga jualnya.

Dikarenakan harganya yang cukup tinggi tersebut, tentunya anda perlu mempelajari dan mengenali serta membedakan mana cucak rowo yang berkualitas dan mana yang tidak, supaya biaya yang dikeluarkan tidak terbuang sia-sia.

Karenanya kami ingin memberikan beberapa rekomendasi jenis cucak rowo yang bagus untuk anda, yang bisa anda jadokan peliharaan, indukan, dan atau diikutsertakan pada lomba kicau.

Tidak hanya itu, kami juga akan memberikan beberapa tips dalam membedakan mana cucak rowo yang asli dan mana yang palsu supaya anda tidak tertipu oleh para penjual nakal yang juga banyak berkeliaran, baik yang menjual langsung maupun menjual secara online.

Ciri Fisik dan Karakteristik Cucak Rowo

Sebelum kami memberikan informasi tentang rekomendasi, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri fisik serta bagaimana karakteristik dari cucak rowo supaya dapat lebih memahaminya.

Ciri Fisik Cucak Rowo

Burung cucak rowo adalah jenis burung kicau yang memiliki nama ilmiah yaitu Pycnonotus zeylanicus , dan dikenal di luar negeri dengan sebutan straw-headed bulbul alias burung bulbul berkepala jerami.

Kenapa disebut dengan kepala jerami ? Hal itu dikarenakan pada bagian mahkota (kepala bagian atas) dari burung ini memiliki warna bulu kuning pucat seperti jerami, sementara bagian tubuh lainnya tidak.

Pada bagian kepala lainnya hingga leher, dada, perut, dan punggung memiliki bulu berwarna coklat zaitun dengan corak berupa garis lurus tajam berwarna putih keabu-abuan dengan jarak yang merata dan rapih.

Kemudian pada bagian sayap dan juga ekor cucak rowo, warna bulunya berubah menjadi warna hijau kekuningan yang cerah dan cantik, dan bagian ekornya berbentuk seperti kipas tangan menutup dengan beberapa bulu yang panjang dan lebar.

Paruh cucak rowo berwarna hitam dan panjang, serta pada bagian ujungnya agak melengkung. Demikian pula dengan warna cakarnya yang besar dan hitam, meskipun terkadang ada yang memiliki garis putih belang.

Keunikan cucak rowo adalah pada bagian matanya, yang mana di sebelah kanan kirinya ada garis hitam memanjang yang melalui mata sampai ke pangkal paruh samping, dan juga di ujung samping kanan dan kiri paruhnya ada garis hitam tebal yang memanjang ke bawah ke arah rahang.

Karakter Cucak Rowo

Banyak yang mengatakan bahwa cucak rowo merupakan burung yang memiliki mental kuat sehingga tidak akan mudah ketakutan, stress ataupun panik. Namun hal itu tidak sepenuhnya benar.

Hal itu dikarenakan cucak rowo pada dasarnya sangat sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, terutama bagi yang ditangkap dari alam liar, yang menyebabkan mereka akan mudah ketakutan, stress, dan jarang berkicau.

Ditambah lagi apabila lokasi kandang berada di tempat yang ramai, bising, dan penuh dengan polusi udara maupun suara sehingga mereka bisa semakin drop mentalnya dan akan lebih enggan melakukan apapun, termasuk makan dan minum.

Yang sering disebut bermental kuat itu biasanya adalah cucak rowo hasil penangkaran, karena mereka sejak kecil sudah terbiasa dengan suasana kandang, kehadiran manusia, dan juga terbiasa melihat orang lalu lalang.

Cucak rowo jantan juga lebih mungkin kalah mental apabila bertemu dengan pejantan lain, namun akan lebih berani berkicau pada saat bertemu dengan betina yang disukainya.

Kebalikannya dengan betina, mereka secara umum tidak akan takut atau kalah mental apabila dihadapkan dengan pejantan ataupun betina lain sekalipun dan bisa terus berbunyi.

Beberapa hal lain yang menyebabkan cucak rowo jarang berkicau atau lebih banyak diam adalah pada saat ditinggal mati pasangannya, atau pada saat sedang periode rontok bulu atau yang lebih dikenal dengan masa mabung.

Jenis Cucak Rowo yang Bagus

Selanjutnya kami akan memberikan daftar dari beberapa jenis cucak rowo yang bagus untuk anda jadikan peliharaan, indukan, ataupun memiliki peluang terbaik untuk menghasilkan suara yang ngeropel.

Meskipun begitu, beberapa rekomendasi yang akan kami berikan ini tidak bersifat mutlak, karena semua tergantung dari perawatannya pada saat di penangkaran, serta proses master yang dilakukan.

Cucak Rowo Lampung

Meskipun memiliki ukuran panjang tubuh yang sedikit lebih pendek dibandingkan yang lainnya, cucak rowo Lampung merupakan salah satu jenis cucak rowo terbaik secara keseluruhannya.

Bunyi kicauannya mungkin tidak senyaring cucak rowo asal Medan atau Aceh, namun terdengar lebih tajam, memiliki variasi, serta memiliki speed, lagu dan tempo yang sangat baik, sehingga cocok untuk dilatih mengikuti kompetisi.

Harganya berkisar antara Rp2juta hingga Rp5 juta atau bahkan lebih, tergantung dari kualitas kicauan dan juga faktor usia serta indukan, dan faktor pengalamannya dalam mengikuti kompetisi.

Cucak Rowo Aceh

Burung cucak rowo Aceh merupakan salah satu rekomendasi jenis cucak rowo yang bagus lainnya, karena apabila dibandingkan dengan cucak rowo Lampung, dia memiliki volume suara yang lebih nyaring dan juga warna hijau pada sayap dan ekornya sangat terang.

Dilihat dari kualitas suara pun cucak rowo ini memiliki kekurangan apabila dibandingkan cucak rowo Lampung, yaitu dari segi kecepatan suara. Namun begitu, mereka memiliki variasi kicauan yang lebih beragam.

Rentang harganya kurang lebih serupa dengan cucak rowo Lampung, yaitu antara Rp2juta hingga Rp5juta seekor, yng bisa berubah tergantung dari faktor-faktor yang telah kami jelaskan sebelumnya.

Cucak Rowo Medan

Cucak rowo Medan merupakan salah satu jenis cucak rowo yang banyak ditemui di pasaran, dan banyak dijadikan peliharaan di rumah para penggemar burung kicau yang memiliki kualitas setara dengan cucak rowo Aceh.

Perbedaannya dengan Aceh adalah pada warna bulu hijaunya yang lebih redup, tetapi selebihnya burung yang satu ini tidak memiliki banyak perbedaan. Kicauannya nyaring, variasi yang banyak, nyaring, namun terkesan kurang tajam dibandingkan cucak rowo Lampung.

Harganya mirip dengan cucak rowo Lampung dan Aceh, yang juga akan tergantung dari faktor-faktor lainnya, namun kemungkinan dijual lebih murah pun cuckup besar karena jumlahnya yang banyak tersedia di pasaran.

Cucak Rowo Kalimantan

Cucak rowo Kalimantan memiliki ukuran tubuh yang kecil apabila dibandingkan dengan suadara-saudaranya yang berasal dari pulau Sumatera, serta bunyi kicauannya pun terdengar berat dan lebih pelang dibanding lainnya.

Burung cucak rowo jenis ini akan sulit bersaing apabila mengikuti kompetisi, dikarenakan bunyi kicauannya terbilang tipis dan tidak tajam, serta tidak banyak variasi seperti cucak rowo asal Sumatera.

Walaupun begitu, cucak rowo Kalimantan bisa dijadikan alternatif peliharaan di rumah, karena bunyinya tidak terlalu nyaring sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas apabila ditempatkan di rumah.

Harganya pun jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan cucak rowo asal Sumatera, menjadikan jenis yang satu ini sebagai pilihan terbaik untuk anda yang baru akan memulai memelihara cucak rowo.

Merawat dan Memaster Cucak Rowo

Sebagus apapun burung cucak rowo yang anda beli, akan menjadi sia-sia apabila anda lalai dalam merawat, memberi makan, dan juga memaster mereka terutama apabila anda membeli bakalan.

Karena tanpa perawatan yang telaten, burung cucak rowo akan mudah stres dan ketakutan, yang menyebabkan mereka menjadi malas makan, banyak diam, dan sangat rentan terkena penyakit atau jatuh sakit.

Pastikan anda selalu memberikan pakan berupa voer berprotein dan buah-buahan setiap harinya, dan selama beberapa kali dalam seminggu berikan makanan variasi seperti kroto dan jangkrik, serta sekali seminggu berikan minuman yang dicampur dengan multivitamin.

Tidak lupa anda juga harus rajin menjemur mereka setiap pagi hari, dan juga rajin memandikan mereka, membersihkan kandang, dan membersihkan wadah pakan dan minuman setiap hari.

Apabila anda memiliki lebih daru satu ekor cucak rowo, jauhkan salah satunya apabila ada yang sakit atau terkena penyakit, dan beri perawatan secraa terpisah sehingga tidak akan menularkan penyakit tersebut kepada cucak rowo yang masih sehat,

Untuk anda yang ingin melatih kicauan mereka supaya lebih baik dan variatif, jangan sampai lupa untu memperdengarkan masteran kepada mereka setiap harinya, yaitu pada jam 10 pagi hingga jam 3 sore, dan pada malam hari hingga pagi hari, dengan total waktu selama 7 hingga 8 jam.

Pastikan pula CD atau MP3 masteran yang digunakan sesuai dengan karakter suara mereka sehingga akan lebih mudah untuk diikuti dan malah tidak membuat kicauan mereka jadi berkurang kualitasnya.

Jangan juga terlalu rajin mengikuti kompetisi, karena hal tersebut justru akan berdampak buruk pada kualitas suara cucak rowo, yang akan memperbesar kemungkinan terjadinya engkel pada suara, dan atau suara yang dihasilkan akan terpengaruh suara dari burung lain.

Kesimpulan

Memilih cucak rowo memang bukanlah suatu perkara yang gampang dilakukan, karena memang banyak faktor di dalamnya yang akan mempengaruhi kualitas dari burung tersebut, mulai dari fisik, asal-usul, dan juga perawatannya.

Karenanya sebaiknya anda memperhatikan dengan benar kualitas, baik itu fisik ataupun kicauan, dari cucak rowo yang akan anda beli, dan perhatikan pula daerah asal atau indukannya seperti apa.

Setelah berhasil memilih yang sesuai, tugas anda selanjutnya adalah memastikan bahwa cucak rowo tersebut mendapatkan pelatihan yang cukup serta perawatan yang baik dari anda, sehingga bisa akan meningkatkan kualitasnya secara signifikan.

Diharapkan informasi yang kami berikan mengenai jenis cucak rowo yang bagus ini akan berguna dan dapat anda jadikan referensi dalam memilih dengan tepat dan juga semakin mengerti bagaimana merawat dan memelihara burung tersebut dengan baik dan benar sehingga hasilnya bisa lebih memuaskan.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top