apa-itu-6m

Apa Itu 6M ? Definisi dan Penjelasannya

Apa Itu 6M? Pada artikel kali ini Asaljeplak akan menjelaskan mengenai hal tersebut secara lengkap, mulai dari definisi, makna, dan berbagai hal yang terkait hal itu.

6M adalah sebuah singkatan atau abreviasi yang secara umum lebih banyak digunakan pada analisis diagram sebab-akibat atau yang juga sering dikenal dengan nama diagram Ishikawa atau diagram fishbone (tulang ikan), yang kemudian digunakan juga pada metode six sigma. Istilah 6M juga digunakan oleh studi Wirausaha dan Manajemen.

Apa itu Diagram Ishikawa?

Contoh diagram Ishikawa/Fishbone yang sudah diisi elemen dan masalah yang ingin dicari solusinya

Diagram Ishikawa adalah diagram yang menunjukkan penyebab suatu peristiwa dan sering digunakan dalam manufaktur dan pengembangan produk untuk menguraikan langkah-langkah yang berbeda dalam suatu proses, menunjukkan di mana masalah kontrol kualitas mungkin muncul, dan menentukan sumber daya mana yang diperlukan pada waktu tertentu.

Diagram Ishikawa dikembangkan oleh Kaoru Ishikawa selama tahun 1960-an sebagai cara untuk mengukur proses kontrol kualitas di industri pembuatan kapal.

Apa itu Six Sigma?

Sementara istilah Six Sigma mengacu pada seperangkat alat kontrol kualitas yang dapat digunakan bisnis untuk menghilangkan cacat dan meningkatkan proses untuk membantu meningkatkan keuntungan mereka. Ini dikembangkan oleh seorang ilmuwan pada 1980-an ketika dia bekerja di Motorola.

Six Sigma adalah proses berbasis statistik dan data yang bekerja dengan meninjau batas kesalahan atau cacat. Metode ini menekankan perbaikan waktu siklus sekaligus mengurangi cacat manufaktur menjadi tidak lebih dari 3,4 kejadian per juta unit atau kejadian. Ini berarti bahwa kesalahan umumnya terjadi dengan peristiwa enam standar deviasi dari rata – rata karena hanya 3,4 dari sejuta peristiwa di sepanjang kurva lonceng akan jatuh di luar enam standar deviasi.

Apa Kepanjangan dari 6M?

Lalu, apa saja kepanjangan dari singkatan 6M tersebut? Kepanjangannya akan berbeda-beda tergantung konteks penggunaannya. Berikut ini beberapa contoh dari hal tersebut pada beberapa jenis bidang.

6M dalam Manajemen

6M dalam manajemen adalah proses analisis masalah yang terbagi ke dalam enam elemen yang diambil dari metode six sigma. Berikut ini adalah elemen-elemen tersebut beserta contoh dari masalah atau kendala yang ingin dicari solusinya:

  1. Methods (Metode)
    • Tidak adanya metode pendekatan yang seragam antar tim, menghasilkan waktu penyelesaian pekerjaan yang berbeda-beda.
  2. Mother Nature (Lingkungan)
    • Kantor cabang yang ada di negara bersalju kegiatan operasionalnya lebih rentan terhambat oleh badai salju dibandingkan kantor cabang yang ada di negara tropis.
  3. Man (SDM/Orang/manusia)
    • Perusahaan lebih berfokus pada pengembangan SDM tetapi menelantarkan efisiensi produksi.
  4. Measurement (Pengukuran)
    • Kesulitas dalam mengevaluasi tim secara merata jika setiap pemimpin tim memberi penghargaan kepada anggota-anggota tim mereka untuk perilaku yang berbeda.
  5. Machine (Mesin)
    • Produktivitas pengembangan perangkat lunak mungkin berbeda jika pengembang memiliki mesin yang lebih lambat atau alat yang lebih buruk untuk digunakan.
  6. Material (Bahan)
    • Karyawan hanya bisa membangun sebuah produk sebaik bahan baku yang mereka dapatkan.

6M dalam Manufaktur

Sama seperti pada manajemen, tetapi contoh masalah yang akan diberikan berkaitan dengan kegiatan manufaktur:

  1. Methods (Metode)
    • Alur produksi barang masih kurang optimal.
  2. Mother Nature (Lingkungan)
    • Kelembaban sekitar dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada mesin dibandingkan biasanya.
  3. Man (SDM/Orang/manusia)
    • Saat menemukan cacat produksi seluruh kegiatan di setiap lini manufaktur dihentikan, menjadikan pekerjaan terhambat,
  4. Measurement (Pengukuran)
    • Perbedaan standar satuan pengukuran (imperial vs metrik) antara supplier dengan pabrik,
  5. Machine (Mesin)
    • Usia dan kekokohan mesin dapat mempengaruhi proses.
  6. Material (Bahan)
    • Beberapa bahan lebih sulit untuk dikerjakan dibandingkan yang lain.

6M dalam Wirausaha

Istilah 6M yang umum digunakan dalam bidang studi Wirausaha di Indonesia terdiri dari poin-poin berikut ini:

  • MAN, adalah manusia. Manusia merupakan sumberdaya yang sangat penting dalam mewujdukan tujuan suatu peruahaan. Bahkan manusia disebut sebagai penentu.
  • MONEY, adalah uang. Merupakan unsur penggerak yang mendukung kegiatan dari perusahaan.
  • MATERIAL, berkaitan dengan fisik yakni bahan-bahan yang diproses oleh perusahaan.
  • MACHINE, berkaitan dengan teknologi yang digunakan perusahaan dalam mengelola material.
  • METHOD, berkaitan dengan cara dalam mengatur kinerja perusahaan agar tepat waktu dan tepat guna.
  • MARKET, berkaitan dengan pasar yakni tempat perusahaan menjual produknya.

Sementara itu Institut William Davidson, Universitas Michigan, merumuskan 6M mereka sendiri dalam model pengembangan kewirausahaan, yaitu sebagai berikut:

  •  Mindset
    • Pengusaha dengan pola pikir keterbukaan, kreativitas, empati, dan ketahanan lebih mungkin untuk mengatasi rintangan yang tak terhindarkan dan bertahan.
  • Market
    • Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar, pengusaha membutuhkan keterampilan yang kuat dalam strategi, inovasi dan pemasaran untuk mengirimkan barang dan jasa kepada pelanggan.
  • Money
    • Bisnis baru membutuhkan uang untuk bisa memulai, serta landasan yang kuat dalam akuntansi dan keuangan untuk berkembang.
  • Management
    • Kombinasi yang tepat dari keterampilan kepemimpinan yang kuat, dinamika tim yang positif, dan alat motivasi kreatif meningkatkan retensi karyawan dan laba.
  • Mentorship
    • Pengusaha dengan mentor yang berdedikasi berkemungkinan lebih sukses. Program bimbingan dan pelatihan terstruktur dapat memandu wirausahawan melalui tantangan bersama.
  • Measurement
    • Dengan alat yang sederhana dan strategis, wirausahawan dapat mengukur kinerja mereka dan mengembangkan sistem untuk peningkatan, membantu tim beradaptasi dengan tantangan secara real time.

Arti 6M dalam Penyebutan Nominal Uang

Selain sebagai abreviasi, 6M juga sering digunakan saat menuliskan atau menyebutkan nominal uang di dalam bahasa Inggris, yaitu misalnya $6M, yang berarti jumlah uang adalah 6 juta dolar AS.

Arti 6M dalam Penyebutan Ukuran

Sementara dalam penyebutan ukuran, “M” sering digunakan sebagai singkatan dari satuan “meter”, sehingga 6M atau 6m adalah enam meter.

Demikian penjelasan kami mengenai apa itu 6m yang diharapkan bisa membuat kamu semakin mengerti dan memahami tentang hal tersebut.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top