Efek Kesehatan untuk Anak-anak yang Kurang Minum Air Putih

Efek Kesehatan untuk Anak-anak yang Kurang Minum Air Putih

Berikut ini adalah Efek Kesehatan untuk Anak-anak yang Kurang Minum Air Putih yang diharapkan bisa berguna, dapat dipraktekkan, serta menambah informasi yang diperlukan mengenai hal tersebut.

Pada beberapa bulan pertama kehidupan bayi, mereka membutuhkan ASI atau susu formula, dan sama sekali tidak minum air putih. Faktanya, air putih dapat jadi racun bagi sistem tubuh bayi, dimana air biasa dapat menyebabkan tubuh mereka melepaskan sodium bersamaan dengan kelebihan air, yang dapat memicu keracunan dan kejang. 

Tetapi pada saat mereka berumur enam bulan, saat telah sanggup menyedot cangkir susu, saatnya mereka mulai diberikan minum air putih. Dan seterusnya hingga mereka tumbuh dewasa dan menua, konsumsi air putih harus terus dilakukan. 

Intinya semua manusia semenjak umur 6 bulan membutuhkan asupan air putih yang utama, dan bukan minuman lain seperti jus dan susu. Tetapi banyak orang tua yang lupa akan hal ini, dan lebih sering memberikan minuman berwarna lainnya untuk Anak-anak Anda.

Apakah Anda tahu bahwa terdapat korelasi langsung antara anak-anak yang tidak minum cukup air dengan masalah kesehatan, termasuk obesitas. 
Para ahli di dunia secara teratur menerbitkan panduan untuk mengingatkan orang tua bahwa air adalah metode hidrasi yang paling efektif untuk anak-anak. 

Sebagian besar alasan orang tua lebih memilih untuk memberikan minuman lain seperti jus, adalah pikiran orang tua sendiri yang menganggap anak-anak seperti terpisah dari spesies manusia, yang sebenarnya cukup jika hanya diberikan minum air putih biasa. 

Dapat dikatakan bahwa bayi dan anak-anak sekarang dianggap sebagai makhluk khusus dengan kebutuhan khusus, dimana hal tersebut berarti apa yang Anda masukkan ke dalam dan di tubuh anak-anak Anda harus dioptimalkan untuk perkembangan mereka. 

BACA JUGA:  6 Mitos Populer Mengenai Bayi

Sehingga hal ini yang membuat para orang tua memberikan tambahan pada minuman seperti elektrolit, atau vitamin, atau buah-buahan yang diperas, Walau begitu lupa memberikan minum air putih biasa.

Alasan lain orang tua mem-bypass air untuk minuman lain adalah karena mereka percaya bayi diprogram untuk mengkonsumsi hal-hal yang manis. Memang hal tersebut benar, Walau begitu sampai batas tertentu. 

Ditambah lagi anak-anak biasanya lebih semangat untuk makan atau minum jika memiliki rasa manis. Tetapi semuanya masih bisa diatasi dengan tidak membiasakan anak itu minum minuman yang manis.

Konsumsi gula yang banyak ketika masa kanak-kanak, akan membuat anak jadi ‘ketergantungan’ dengan gula, dan dapat memperparah konsumsi gulanya ketika dewasa kelak.

Tetapi apakah salah memberikan jus buah sebagai asupan tambahan? 
Karena meskipun rasanya manis, Walau begitu alami. Buah juga mengandung banyak vitamin, dan mineral, juga serat makanan dan nutrisi lain.

Betul, Walau begitu anak-anak tidak membutuhkan buah yang di jus. Lebih baik memberikan buah utuh untuk anak Anda makan, dan berikan air putih biasa untuk diminum.

Sebagai orang tua Anda tentunya sepakat bahwa telah waktunya anak-anak diajarkan untuk mengkonsumsi air putih secara teratur, dan tidak menjadikannya sebagai minuman sesekali. Mulai sekarang biasakan ketika mereka haus untuk memberikan air putih, jika mereka ingin minuman dingin, berikan air putih dingin.

Scroll to Top