7 Jenis Wallpaper Untuk Ruangan di Rumah

Berikut akan Asaljeplak berikan mengenai jenis-jenis wallpaper yang bisa digunakan untuk ruangan, baik di rumah maupun di tempat usaha.

Wallpaper memiliki peran penting dalam menciptakan desain interior yang memikat. Ini adalah alasan utama mengapa wallpaper menjadi pilihan populer bagi orang yang ingin meningkatkan penampilan dalam suasana rumah, kantor, hotel, dan tempat-tempat pada umumnya.

Wallpaper terdiri dari dua bagian yang sama pentingnya:

Bagian Belakang: Menentukan bagaimana cara wallpaper menempel ke dinding. Istilah teknisnya adalah substrat.

Bagian depan: Menentukan tampilan wallpaper dan seberapa kuat, tahan warna, dan dapat dicuci. Istilah teknisnya adalah bagian depan lembaran.

Mengapa menggunakan Wallpaper?

Wallpaper mungkin lebih mahal daripada cat tetapi memiliki banyak jenis; beberapa di antaranya cukup terjangkau.

  • Tersedia dalam berbagai macam desain, pola, dan permukaan akhir.
  • Ada banyak cara untuk menempelkan wallpaper ke dinding Anda yang meliputi: tempel dinding, tempel kertas, dan juga model “kupas dan tempel”.
  • Wallpaper, dan terutama yang kupas dan tempel, dapat dengan mudah dilepas dan diganti.
  • Beberapa jenis wallpaper dapat bertahan lebih dari 15 tahun.
  • Banyak jenis wallpaper yang bisa dicuci.
  • Beberapa jenis dapat digunakan untuk area sibuk di rumah karena daya tahan dan perawatannya yang mudah.
  • Wallpaper juga dapat digunakan untuk mempersonalisasi rumah sementara, seperti asrama dan persewaan, karena dapat dengan mudah dipasang dan dilepas tanpa meninggalkan bekas.
  • Itu dapat menutupi dinding yang tidak rata dan menyembunyikan cacat dengan mudah, dengan sedikit persiapan awal.
  • Wallpaper dapat dianggap ramah lingkungan, karena dapat dibuat murni dari bahan alami, dan perekatnya tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
BACA JUGA:  4 Jenis Panel Dinding Untuk Mempercantik Rumah

Mengapa tidak menggunakan Wallpaper?

  • Lebih mahal daripada cat.
  • Wallpaper tradisional sulit dirawat dan dilepas.
  • Tepinya mungkin terpisah dari dinding, terutama dalam cuaca lembap, dan perlu disambungkan kembali atau ditempel.
  • Pola harus dicocokkan dan diselaraskan dengan baik. Itu membutuhkan banyak akurasi.
  • Itu tidak bisa diterapkan pada beton mentah dan dinding bertekstur.
  • Warna wallpaper dapat dipengaruhi oleh cahaya dan bayangan. Bagian yang terkena sinar matahari setiap hari bisa terbakar.
  • Jenis wallpaper yang lebih rapuh mungkin tidak bertahan lebih dari 5 tahun.

Jenis Wallpaper

Wallpaper juga dapat dikategorikan menjadi berbagai jenis, seperti vinyl, kertas, dan cetak. Selengkapnya adalah sebagai berikut:

1. Wallpaper Kertas / Liner

Juga dikenal sebagai kertas pelapis, wallpaper jenis ini terbuat dari kertas atau fiberglass . Ini efektif untuk menyembunyikan cacat dinding dan meminimalkan perbaikan, dan dapat menjadi dasar untuk jenis wallpaper yang lebih halus. Itu bisa digunakan sendiri, dan bahkan mungkin dicat. Selain itu, mudah untuk diterapkan dan dihapus.

2. Wallpaper Cetak

Jenis ini umum digunakan dan tersedia dalam berbagai macam warna dan pola. Wallpaper yang dicetak secara digital biasanya lebih murah daripada yang dicetak dengan tangan, dan dapat diproduksi secara massal, tetapi mudah robek. Selain itu, tinta cetaknya berbahan dasar air, jadi sebaiknya tidak digunakan di dapur dan kamar mandi .

3. Wallpaper Vinyl

Wallpaper jenis ini terdiri dari kertas cetak yang dilapisi dengan vinyl berlapis. Ini adalah jenis wallpaper yang paling umum digunakan saat ini karena daya tahannya yang tinggi. Semakin tebal lapisan pelapis vinyl, maka wallpaper akan semakin awet. Kertas vinyl dapat digunakan di dapur dan kamar mandi, karena dapat menahan uap. Wallpaper jenis ini juga bisa dicuci, membuat perawatannya mudah.

4. Wallpaper Foil

Foil logam yang dipoles digunakan sebagai dasar untuk jenis ini untuk memberikan efek logam mengkilap pada ruang interior . Karena reflektifitasnya yang tinggi, wallpaper foil menonjolkan cacat dinding. Jadi, dinding dasar perlu diperbaiki, dirawat, atau dilapisi dengan kertas pelapis terlebih dahulu. Proses pelapisan dan pelekatan harus cukup rapi, tidak merusak reflektifitas dan kilau foil.

BACA JUGA:  4 Tips dan Cara Membangun Rumah

5. Wallpaper Flock

Wallpaper flock berbeda karena pola tiga dimensinya yang kabur, dibuat dari serat seperti beludru yang dicetak di dasar kertas. Ini adalah salah satu jenis wallpaper termahal, namun sulit dirawat. Teksturnya yang lembut mencerminkan kesan mewah; Namun, wallpaper jenis ini tidak dapat dicuci dan sulit untuk dihilangkan. Oleh karena itu, paling baik digunakan untuk kamar dengan lalu lintas rendah, seperti kamar tidur utama atau kamar tamu.

6. Wallpaper Mylar

Wallpaper Mylar terdiri dari alas kertas cetak dan film poliester yang diaplikasikan di atasnya. Ini memiliki penampilan yang basah atau mengkilap, mirip dengan wallpaper foil, dan juga menyoroti cacat dinding, jadi lapisan kertas sebelumnya disarankan. Film poliester memungkinkan untuk mencuci wallpaper Mylar, dan juga mudah dilepas. Namun, perhatian lebih lanjut harus diberikan pada proses pemasangan untuk menghindari kusutnya kertas. Ini paling sering digunakan untuk dapur dan kamar mandi.

7. Wallpaper Bambu

Jenis ini dibuat dengan tangan dari bambu alami dan direkatkan ke kertas. Ini ramah lingkungan, dan warnanya bervariasi dari satu gulungan ke gulungan lainnya karena basis alaminya. Namun, memerlukan perawatan yang hati-hati saat merekatkan dan memasang karena perekat dapat merusak penampilannya, dan tidak dapat dicuci.

Scroll to Top