6-kata-bahasa-indonesia-sering-salah-kaprah

Beda Arti! 6 Kata Dalam Bahasa Indonesia yang Sering Salah Kaprah

Berikut adalah 6 kata dalam bahasa Indonesia yang sering disalahgunakan dan disalahartikan oleh banyak orang Indonesia itu sendiri.

Beberapa kata dibawah ini adalah kata-kata dalam bahasa Indonesia yang sering banget disalahgunakan oleh kebanyakan orang. Disalahgunakan maksudnya adalah penggunaan kata-kata tersebut tidak sesuai dengan arti sebenarnya, menurut KBBI.

Berikut adalah 6 kata dalam bahasa Indonesia yang sering disalahgunakan oleh banyak orang. Apakah kamu salah satunya?

1. Acuh

Jika dilihat penggunaannya, selama ini banyak orang yang mengartikan kata ‘acuh’ sebagai ‘tidak peduli’. Padahal menurut KBBI makna sebenarnya kata ‘acuh’ adalah: peduli; hirau; ingat; indah; hisab.

Sebagai contoh:
Jadi kalau kamu mendengar lagi D’Masiv – Cinta Ini Membunuhku, dimana pada bait lirik lagu tersebut yang menyebutkan “Kau menolakku acuhkan diriku”, arti sebenarnya dalam KKBI menjadi “Kau menolakku, pedulikan diriku”.

Nah jadi beda kan pesan yang ingin disampaikan.

2. Bergeming

Banyak orang keliru mengartikan ‘bergeming’ sebagai ‘bergerak’, namun ternyata menurut KBBI ‘bergeming’ memiliki arti: tidak bergerak sedikitpun atau diam saja

Sebagai contoh:
Jika kamu sering mendengar kalimat di dalam suatu novel seperti, “Dia diam saja di pojokan, tidak bergeming sedikit pun.” maka arti sebenarnya menurut KBBI adalah “Dia diam saja di pojokan, tidak tidak bergerak sedikit pun.”

Jika seperti itu maka selain jadi pengulangan kata yang tidak penting, juga apakah maksudnya tidak tidak bergerak, adalah bergerak?

3. Nyinyir

Ini merupakan kata yang populer berapa tahun belakangan ini. Kebanyakan orang akan mengartikan nyinyir sebagai kata sifat untuk menggambarkan orang yang suka menyindir atau sering berkomentar pedas saat membicarakan orang lain.

Namun menurut KBBI, kata nyinyir berarti mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet.

Beda banget kan? Nah, lain kali kalau ada yang bilang “Kamu nyinyir banget sih sama Ani.” katika maksudnya adalah membicarakan sindiran kamu terhadap Ani, maka kamu balas saja dengan memberi tahu arti kata nyinyir, “Maksudnya aku suka perintah-perintah dia? nggak kok! aku cuma ngomong jelek doank soal dia.”

4. Seronok

Selama ini penggunaan kata ‘seronok’ diidentikkan dengan gaya atau pakaian yang terbuka dan seksi. Menurut KBBI ‘seronok’ memiliki makna menyenangkan hati; sedap dilihat.

Salah kaprahnya dimana, kan wanita berpakaian seronok menyenangkan hati, dan sedap dilihat. Memang benar juga sih, namun kata-kata ini biasanya hanya digunakan spesifik untuk menggambarkan pakaian, atau gaya /pose seorang wanita.

Padahal makna sebenarnya menggambarkan suatu hal positif atas sesuatu yang dapat menarik hati, menggambarkan keindahan.

5. Absen

Penggunaan kata ‘absen’ ada yang benar dan ada yang salah nih. Menurut KKBI kata ‘absen’ bermakna tidak masuk (sekolah, kerja,dsb); tidak hadir.

Penggunaan yang benar misalnya, “Hari ini saya absen ya Pak, mau ke dokter.”

Sedangkan yang salah adalah, “Tolong absenin gue donk.” -kalimat tersebut biasanya memiliki maksud ‘tolong tanda tangan di nama gue, supaya gue nggak dianggap bolos’.

Jadi kalau merujuk pada bahasa Indonesia yang baik dan benar, ketika teman Anda menitip absen, (mungkin) maksudnya adalah titip bilang pak guru kalau mereka hari ini absen, tidak masuk sekolah.

6. Canggih

Kata ‘canggih’ sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang modern, futuristik, keren, memiliki banyak fitur, dsb. Contohnya: “Handphone lo canggih banget bro!” diucapkan seseorang mungkin karena fitur-fitur yang dimiliki handphone tersebut banyak; kamera dengan pixel besar, main game nggak ngelek, dsb.

Menurut KBBI arti ‘canggih’ adalah a 1 banyak cakap; bawel; cerewet; 2 suka mengganggu (ribut); 3 tidak dalam keadaan yang wajar, murni, atau asli; 4. (Teknologi) kehilangan kesederhanaan yang asli (seperti sangat rumit, ruwet, atau terkembang): teknik elektronika yang –; 5 banyak mengetahui atau berpengalaman (dalam hal-hal duniawi); 6 bergaya intelektual;

Nah lho! jadi jika merujuk pada kalimat di atas, “Handphone lo canggih banget bro!” menurut KBBI harusnya ‘handphone lo bawel bro!’, atau mengacu pada arti teknologi dalam KBBI artinya ‘handphone lo rumit bro!’ jauh kan?

Nah biar nggak sering salah kaprah, sebaiknya cek ulang mengenai makna sebenarnya suatu kata, jangan karena semua orang yang Anda kenal menggunakannya, lantas itu menjadi benar. Ayo mari belajar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top