• September 30, 2020

WHO Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Akan Tersedia Secara Luas Hingga 2021

Asaljeplak.my.id –Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksin virus Corona (Covid-19) mungkin tidak akan tersedia secara luas hingga pertengahan 2021, meskipun ada peningkatan harapan untuk dapat dirilis dalam beberapa minggu di Amerika Serikat.

Pemerintah di seluruh dunia tentu berharap mengumumkan vaksin sesegera mungkin dan meluncurkan perawatan untuk Covid-19, yang telah menewaskan hampir 870.000 orang hingga saat ini.

Meskipun fakta baiknya adalah sejumlah besar calon vaksin telah memasuki uji coba Tahap III akhir, tapi menurut juru bicara WHO Margeret Harris, vaksinasi secara luas mungkin tidak bisa diharapkan sampai pertengahan 2021.

“Dalam kerangka waktu yang realistis, kami benar-benar tidak berharap untuk melihat vaksinasi meluas sampai pertengahan tahun depan,” kata Harris, seperti dikutip SCMP, Senin (7/9/2020).

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Dalam prosedur normal, penyelenggara tes harus menunggu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk memverifikasi bahwa kandidat vaksin aman dan efektif. Tetapi karena pandemi terus menelan korban jiwa, ada tekanan untuk meluncurkan vaksin dengan cepat.

Terungkap bahwa Washington telah mendesak negara bagian Amerika Serikat minggu ini untuk peluncuran vaksin virus Corona potensial pada 1 November. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump terburu-buru untuk mulai mendistribusikan vaksin sebelum pemilihan pada 3 November mendatang.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga telah meningkatkan kemungkinan bahwa vaksin dapat diberikan otorisasi darurat sebelum uji coba terakhir.

FDA telah menerima tuduhan dari komunitas medis yang disebut tunduk pada tekanan politik Trump, namun tuduhan tersebut telah dibantah.

Para ahli mengkhawatirkan untuk persetujuan penggunaan darurat, standar untuk memutuskan vaksin yang aman dan efektif lebih rendah daripada untuk persetujuan penuh secara normal.

READ  Tim Riset: 248 orang sudah disuntik vaksin COVID-19 Sinovac

Beberapa eksekutif perusahaan farmasi pun menekankan pentingnya berpegang pada norma pengujian yang tinggi, bersumpah untuk tidak mengambil jalan pintas pada standar keamanan dan kemanjuran, bahkan ketika mereka berlomba membawa vaksin dan perawatan virus Corona ke pasar.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Bamsoet: Pilkada jangan sampai jadi klaster baru COVID-19

    Read Next

    Punya Penyakit Langka, Kakek Alain Live Facebook saat Ajal Menjemput

    Tinggalkan Balasan