• September 25, 2020

WHO Bawa Kabar Buruk soal Angka Kematian Covid-19

Asaljeplak.my.id –WHO memperingatkan bahwa Eropa kemungkinan akan mengalami peningkatan angka kematian akibat virus Corona (Covid-19) pada Oktober dan November.

Angka kematian relatif stabil meskipun kasus telah melonjak di banyak negara Eropa selama musim panas, tetapi direktur WHO Eropa Hans Kluge memperkirakan peningkatan kematian setiap hari di musim gugur.

“Ini akan menjadi lebih sulit. Pada Oktober dan November, kita akan melihat banyak kematian,” kata Kluge, seperti dikutip Dailymail, Selasa (15/9/2020).

Kluge juga memperingatkan bahwa terobosan vaksin tidak selalu berarti akhir dari pandemi, memprediksi “mimpi buruk logistik” jika suntikan vaksin berbeda diperlukan untuk kelompok orang yang berbeda.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.) Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Sebanyak 55 negara anggota WHO Eropa mengadakan pertemuan online untuk membahas tanggapan terhadap Covid-19 dan menyetujui strategi lima tahun secara keseluruhan.

“Ini adalah momen di mana negara-negara tidak ingin mendengar berita buruk ini dan saya mengerti,” tambah Kluge kepada AFP saat memperkirakan peningkatan kematian setiap hari.

Kluge menekankan bahwa dia ingin mengirim “pesan positif” bahwa pandemi akan berakhir pada suatu saat. Namun, Kluge memberikan peringatan kepada orang-orang yang percaya bahwa pengembangan vaksin akan mengakhiri pandemi.

Menurut Kluge, tidak diketahui apakah vaksin tersebut akan membantu semua kelompok dalam populasi. Meskipun pihaknya mendapatkan beberapa tanda bahwa vaksin itu akan membantu satu kelompok, tetapi belum tentu untuk kelompok lain.

“Dan kemudian jika kami harus memesan vaksin yang berbeda, sungguh mimpi buruk logistik. Akhir dari pandemi adalah saat di mana kita sebagai komunitas akan belajar bagaimana hidup dengan pandemi ini. Dan itu tergantung pada kami,” ucap Kluge.

Jumlah kasus Covid-19 di Eropa telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir, terutama di Spanyol dan Perancis. Para dokter di Perancis telah mendesak orang-orang untuk menghindari pertemuan pribadi sebagai cara mencegah penyebaran virus, sementara tindakan diperketat di daerah dengan infeksi tinggi.

  • «
  • 1
  • 2
  • »
    READ  Penelitian Terbaru Sebut Masker Bisa Bikin Kebal terhadap Covid-19

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    KPK ingatkan calon kepala daerah dari PDIP jauhi tindakan korupsi

    Read Next

    Jansen Demokrat Kena Sentilan Sujiwo Tejo Gegara Keluhkan Mahalnya Tes Swab

    Tinggalkan Balasan