Viral! Restoran ini Tawarkan Steak Berlapis Emas Seharga Rp 7,2 Juta

Asaljeplak.my.id –Siapa tidak kenal dengan Nusret Gokce. Aksinya saat menaburkan garam pada daging steak sempat viral beberapa waktu silam.

Bahkan, aksinya tersebut mendapat julukan khusus yakni Salt Bae. Kini restoran miliknya Nusret, Dubai menjadi sorotan.

Restoran itu menjadi viral karena mereka menyajikan sebuah steak berlapis emas dengan harga fantastis, yakni sekitar Rp 7,2 juta.

Video steak mahal ini diunggah oleh akun Tiktok @joegret, yang saat itu sedang berada di Dubai.

Baca Juga:
Kepala Pria Ini Terlihat Aneh, ternyata Selundupkan Emas di Bawah Wig

Viral! Restoran ini Tawarkan Steak Berlapis Emas Seharga Rp 7,2 Juta. (Dok: joegret)Viral! Restoran ini Tawarkan Steak Berlapis Emas Seharga Rp 7,2 Juta. (Dok: joegret)

“Makan steak seharga Rp 7,2 juta cek! Berhubung aku lagi di Dubai, aku dateng ke restoran yang lagi ngetop banget namanya Nusret,” ungkap kreator.

Kreator tersebut mengatakan, restoran yang menyediakan steak emas ini terkenal karena cara menabur garamnya yang unik. “Dan ini aku nyobain signature style nya dia, steak yang pake lembaran emas di atasnya,” ungkap kreator tersebut.

Ia juga menceritakan, cara masak steak emas ini dilakukan dengan ala Turki, yakni dengan cara dimasak di atas butter dan bukan dipanggang.

“Cara masak steaknya ini ala Turki guys, jadi bukan dipanggang, tapi digoreng di atas butter,” ungkapnya.

Steak emas berlapis emas itu disajikan dengan sebuah roti untuk disantap bersamaan. Karena harga steak yang mahal tersebut, video ini mendapat tanggapan dari warganet.

Baca Juga:
Mencicipi Menu Unggulan SIR.LOIN, Restoran Steak Berkonsep Klasik di Jaksel

“Sekali makannya gajiku tiga bulan,” tanggap warganet.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    READ  Pengangguran AS Turun, Awas Emas Bisa Jatuh Dari Langit

    admin

    Read Previous

    Raffi Ahmad Jadi Owner Cilegon United, Pengamat: Ini Fenomena Positif

    Read Next

    Grabwheels hadir dukung mobilitas “eco-friendly” di Dishub DKI

    Tinggalkan Balasan