• September 29, 2020

Upaya Edukasi Masyarakat, PUPR Pamerkan 11 Maket Jembatan Ikonik Indonesia

Asaljeplak.my.id –Sebagai upaya penyebarluasan informasi dan mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda mengenai pembangunan jembatan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memamerkan 11 maket jembatan ikonik di Gedung Audiotorium Kantor Kementerian PUPR, Jakarta.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan, Achmad Gani Ghazali Akman, yang mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, mengatakan, pembelanjaran melalui media maket menjadi alternatif yang baik untuk memberikan gambaran dan pemahaman tiga dimensi dari suatu bangunan.

Pameran dan Talkshow Jembatan Ikonik, Jakarta, 7-11 September. (Dok : PUPR)Pameran dan Talkshow Jembatan Ikonik, Jakarta, 7-11 September. (Dok : PUPR)

Ke-11 jembatan yang dipamerkan dalam bentuk maket tersebut memiliki keunikan tersendiri baik dari segi konstruksi, pemanfaatan teknologi, kegunaan, maupun dari sisi desainnya. Dalam lima tahun terakhir, PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga telah membangun lebih dari 29 kilometer jembatan baru di seluruh Indonesia, yang 11 diantaranya ditampilkan dalam Pameran dan Talkshow Jembatan Ikonik pada 7-11 September.

Ke-11 maket jembatan tersebut adalah Jembatan Youtefa di Papua; Jembatan Merah Putih di Maluku; Jembatan Bahteramas Teluk Kendari di Sulawesi Tenggara; Jembatan Tumbang Samba di Kalimantan Tengah.

Pameran dan Talkshow Jembatan Ikonik, Jakarta, 7-11 September. (Dok : PUPR)Pameran dan Talkshow Jembatan Ikonik, Jakarta, 7-11 September. (Dok : PUPR)

Kemudian Jembatan Pulau Balang di Kalimantan Timur; Jembatan Sei Alalak di Kalimantan Selatan; Jembatan Tano Ponggol di Sumatera Utara; Jembatan Mangunsuko di Jawa Tengah; Jembatan Turpogen di Jawa Timur; serta Jembatan Kalikuto dan Jembatan Kalikenteng di Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu, Gani juga membuka Pameran dan Talkshow Jembatan Ikonik.

Selain itu hadir juga Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman, Sekretaris Ditjen Bina Marga, Abram Elsajaya Barus dan Direktur Pembangunan Jembatan Yudha Handita Pandjiriawan.

READ  Bina Marga Menilai Perlu Kebijakan yang Berpihak pada Preservasi Anggaran

Peranan jembatan sebagai infrastruktur pendukung perekonomian sangat penting, apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang membutuhkan jembatan sebagai penghubung antar wilayah. Selain berfungsi sebagai prasarana transportasi, jembatan juga seringkali menjadi ikon/landmark suatu wilayah.

Menurut Gani, desain dan konstruksi sebuah jembatan harus diperhitungkan dengan matang, agar dapat menopang beban di atasnya dalam jangka waktu yang panjang. Dengan demikian, selain mengutamakan sisi keandalan dan keamanan konstruksi, kualitas desain juga menjadi hal yang menjadi hal yang menarik dari sebuah jembatan.

Dalam sambutan pembukaan, Sekjen Kementerian PUPR, yang dibacakan oleh Gani menyampaikan fakta menarik terkait pembangunan jembatan di Indonesia, diantaranya Jembatan Youtefa Papua yang berhasil mendapatkan dua rekor MURI, yaitu Rekor Pengiriman Jembatan Rangka Baja Utuh dengan Jarak Terjauh dan Rekor Pemasangan Jembatan Rangka Baja Utuh Terpanjang.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Outlander PHEV hadir di Filipina, negara kedua ASEAN setelah Indonesia

    Read Next

    Gibran sungkem Habib Luthfi saat hadiri acara Silaturahmi Kebhinekaan

    Tinggalkan Balasan