• September 25, 2020

Universitas Gunadarma (UG) Siap Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Asaljeplak.my.id –Sejak UG berdiri, lembaga pendidikan ini telah dikenal sebagai sekolah khusus Information Technology (IT). Semua kurikulum dan pendidikan diberikan dengan basis IT dan harus bermuatan IT.

Seiring dengan berjalannya waktu, kini semua program studi UG diarahkan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Ketua Badan Perencanaan Informasi Gunadarma, Prof. Budi Hermana mengatakan, UG menjadi salah satu kampus swasta di Jakarta yang bisa dikatakan sudah bertransformasi dan siap menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Ia menjelaskan, salah satu ciri khas atau keunggulan UG yang dikenal masyarakat adalah perguruan tinggi yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Awalnya, ciri khas tersebut tidak lepas dari sejarah dan perkembangan UG yang diawali dengan institusi pendidikan bidang matematika dan komputer sejak tahun 1981. Kini keunggulan tersebut sudah bertransformasi ke arah kesiapan UG dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0,” ujarnya lebih lanjut saat berbincang dengan Suara.com.

Menurut Budi, UG mengerahkan segala sumber daya untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, yaitu sumber daya manusia (SDM), sumber daya di bidang TIK, dan mendorong konvergensi TIK ke semua bidang ilmu yang dikembangkan di UG.

Saat ini,  UG menyelenggarakan 42 program studi, mulai dari jenjang D3 sampai S3. Adapun dari ke-42 program studi tersebut, sebanyak 23 program studinya telah memperoleh akreditasi A.

Sesuai visi dan misinya, “Membangun Insan Cerdas, Kompetitif, dan Berkarakter – UG Coloring the Global Future bersama UG”, lembaga pendidikan ini melakukan pengembangan keilmuan di berbagai disiplin ilmu yang bersifat adaptif terhadap perubahan ilmu pengetahuan (science) dan teknologi (IPTEKS), kebutuhan masyarakat, dan kepentingan bangsa dan negara.

Kurikulum di semua program studi telah dikembangkan dengan muatan teknologi yang relevan dengan kebutuhan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Menurut Budi, kekuatan berbasis TIK juga didukung oleh sarana dan prasarana terkini yang menerapkan big data analytic, kecerdasan buatan, atau teknologi lain yang mendorong Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

READ  Cuaca Jakarta cerah berawan di akhir pekan

Saat ini, UG bukan merupakan satu-satunya PTS di Indonesia yang memiliki Superkomputer DGX-1. Sejumlah perguruan tinggi lain pun sudah memilikinya. Fasilitas ini memungkinkan terjadinya pengembangan di bidang kecerdasan buatan dan analisis data besar di semua bidang ilmu.

  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Tantangan bangun infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia

    Read Next

    Dua bakal pasangan calon mendaftar hari pertama di Dharmasraya

    Tinggalkan Balasan