Twitter tak mau serta-merta blokir akun di India

Jakarta ((AJ)) – Twitter Inc tidak ingin sepenuhnya mengikuti permintaan Perdana Menteri India Narendra Modi untuk memblokir beberapa akun.

“Akun-akun ini tetap ada di luar India karena kami tidak yakin aksi yang ditujukan pada kami ini konsisten dengan undang-undang di India,” kata Twitter, dikutip dari Reuters, Rabu.

Pemerintah India meminta Twitter menurunkan lebih dari 1.100 akun dan unggahan yang dinilai pemerintah sebagai misinformasi soal protes petani terhadap undang-undang pertanian.

Pemerintah India menyatakan beberapa akun tersebut didukung oleh Pakistan atau pendukung gerakan separatis Sikh.

Twitter menyatakan sudah menangguhkan lebih dari 500 akun yang jelas-jelas melanggar kabijakan mereka, seperti spam dan manipulasi. Ratusan akun lainnya diblokir karena melanggar kebijakan tentang kekerasan.

Pemerintah India juga meminta Twitter membatasi akses ke akun berita dengan alasan “kebebasan pers tidak termasuk bebas menyebarkan misinformasi”.

Tapi, Twitter menolak untuk memblokir akun jurnalis, media massa, aktivis dan politikus karena tidak sejalan dengan kebijakan berekspresi mereka.

“Jika melakukannya, kami yakin akan melanggar hak asasi untuk bebas berekspresi di bawah undang-undang India,” kata Twitter.

Pekan lalu, pemerintah India mengirim surat ketidakpatuhan kepada Twitter dengan ancaman hukuman penjara hingga tujuh tahun kepada petinggi serta denda jika konten tidak diblokir.

.


Sumber : (1):

READ  Matic yakin United siap untuk derby terbesar kontra Liverpool

admin

Read Previous

5 Koleksi Tas Mewah Lesti Kejora, Ada yang Mungil tapi Harganya Rp64 Juta

Read Next

Marc Marquez Jalani Sesi Pemotretan Bareng Honda, Siap Ikut MotoGP 2021?

Tinggalkan Balasan