• September 20, 2020

Tim dokter: pemain dan ofisial Madura United bebas COVID-19

Pamekasan ((AJ)) – Semua pemain dan ofisial klub sepak bola Madura United FC bebas dari penyakit virus corona (COVID-19), termasuk para pemain asing yang baru bergabung dengan klub, kata juru bicara tim dokter klub itu, Heri Siswanto.

“Jadi, berdasarkan hasil tes swab yang kami lakukan, tidak ada yang positif. Semuanya negatif, baik pemain maupun ofisial,” kata Heri di Pamekasan, Kamis malam, menjelaskan hasil tes swab yang digelar, Kamis (20/8).

Heri menjelaskan, jumlah total pemain dan offsial tim berjuluk “Laskar Sape Kerrap” yang mengikuti tes swab COVID-19 itu sebanyak 48 orang.

Tes digelar di markas pemain klub sepak bola itu di Bangkalan, dan bekerja sama dengan salah satu laboratorium rumah sakit di Surabaya.

“Alhamdulillah tidak ada yang terpapar COVID-19, semuanya negatif,” katanya.

Namun demikian, tim dokter Madura United FC tetap menyarankan, agar pihak manajemen dan pelatih Madura United FC tetap memperketat pola interaksi terbuka dengan masyarakat, untuk menghindari kemungkinan adanya pemain dan ofisial yang terpapar.

Menurut Heri, tes usap kepada para pemain dan ofisial itu akan digelar secara rutin setiap setengah bulan sekali, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya Media Officer Madura United FC Tabri Syaifullah Munir menyatakan, pihaknya tidak hanya memperketat pola interaksi pemain dan ofisial dengan masyarakat, akan tetapi juga pada prosedur liputan latihan klub sepak bola itu.

“Ini kami lakukan untuk menghindari adanya kontak fisik secara langsung dengan pemain, pelatih dan ofisial,” kata Tabri.

Tabri lebih lanjut menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi ketentuan dari pihak manajemen terkait latihan klub dan persiapan kompetisi Liga 1 Indonesia di musim pandemi COVID-19 ini.

Ketentuan ini berlaku bagi suporter dan media massa yang biasa meliput kegiatan Madura United FC selama ini.

READ  Jamkrindo Hadirkan Semangat Kebangsaan di Geopark Ciletuh

Pertama, semua rangkaian latihan akan dilaksanakan tertutup tanpa kehadiran penonton maupun pihak lain yang tidak terdaftar dalam kru ofisial dan petugas stadion.

Kedua, manajemen tidak memberikan kesempatan untuk layanan foto bersama dengan pemain, baik saat baru sampai stadion, sebelum latihan dan selesai latihan, maupun saat kepulangan pemain.

Ketiga, wartawan peliput tidak diperkenankan untuk melakukan kontak langsung dengan pemain, pelatih dan ofisial, baik saat latihan ataupun saat pertandingan berlangsung.


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Dari Penjara, Dua Narapidana Peras Perempuan dengan Video Bugil

Read Next

Dinkes sebut angka reproduksi efektif COVID-19 di Lampung belum stabil

Tinggalkan Balasan

Tim dokter: pemain dan ofisial Madura United bebas COVID-19

Pamekasan ((AJ)) – Semua pemain dan ofisial klub sepak bola Madura United FC bebas dari penyakit virus corona (COVID-19), termasuk para pemain asing yang baru bergabung dengan klub, kata juru bicara tim dokter klub itu, Heri Siswanto.

“Jadi, berdasarkan hasil tes swab yang kami lakukan, tidak ada yang positif. Semuanya negatif, baik pemain maupun ofisial,” kata Heri di Pamekasan, Kamis malam, menjelaskan hasil tes swab yang digelar, Kamis (20/8).

Heri menjelaskan, jumlah total pemain dan offsial tim berjuluk “Laskar Sape Kerrap” yang mengikuti tes swab COVID-19 itu sebanyak 48 orang.

Tes digelar di markas pemain klub sepak bola itu di Bangkalan, dan bekerja sama dengan salah satu laboratorium rumah sakit di Surabaya.

“Alhamdulillah tidak ada yang terpapar COVID-19, semuanya negatif,” katanya.

Namun demikian, tim dokter Madura United FC tetap menyarankan, agar pihak manajemen dan pelatih Madura United FC tetap memperketat pola interaksi terbuka dengan masyarakat, untuk menghindari kemungkinan adanya pemain dan ofisial yang terpapar.

Menurut Heri, tes usap kepada para pemain dan ofisial itu akan digelar secara rutin setiap setengah bulan sekali, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya Media Officer Madura United FC Tabri Syaifullah Munir menyatakan, pihaknya tidak hanya memperketat pola interaksi pemain dan ofisial dengan masyarakat, akan tetapi juga pada prosedur liputan latihan klub sepak bola itu.

“Ini kami lakukan untuk menghindari adanya kontak fisik secara langsung dengan pemain, pelatih dan ofisial,” kata Tabri.

Tabri lebih lanjut menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi ketentuan dari pihak manajemen terkait latihan klub dan persiapan kompetisi Liga 1 Indonesia di musim pandemi COVID-19 ini.

Ketentuan ini berlaku bagi suporter dan media massa yang biasa meliput kegiatan Madura United FC selama ini.

READ  Shin Tae-yong Terapkan Aturan Ketat, Sandi Arta: Tak Ada Makanan Lebaran

Pertama, semua rangkaian latihan akan dilaksanakan tertutup tanpa kehadiran penonton maupun pihak lain yang tidak terdaftar dalam kru ofisial dan petugas stadion.

Kedua, manajemen tidak memberikan kesempatan untuk layanan foto bersama dengan pemain, baik saat baru sampai stadion, sebelum latihan dan selesai latihan, maupun saat kepulangan pemain.

Ketiga, wartawan peliput tidak diperkenankan untuk melakukan kontak langsung dengan pemain, pelatih dan ofisial, baik saat latihan ataupun saat pertandingan berlangsung.


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Dari Penjara, Dua Narapidana Peras Perempuan dengan Video Bugil

Read Next

Dinkes sebut angka reproduksi efektif COVID-19 di Lampung belum stabil

Tinggalkan Balasan