Terpopuler Lifestyle dan Kesehatan: Cincin Nagita Hingga Vaksin Mandiri

Asaljeplak.my.id –Perbincangan seputar vaksin mandiri menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Minggu (21/2/2021).

Sementara dari kanal lifestyle, cincin seharga 3 miliar milik Nagita Slavina membuat warganet geger.

Simak berita lifestyle dan kesehatan menarik lainnya, seperti dirangkum Suara.com berikut ini.

1. Cincin Nagita Slavina dari Raffi Ahmad Harganya Rp3 Miliar, Warganet Geger

Baca Juga:
Dosis Vaksin Masih Terbatas, Pemerintah Disarankan Tunda Vaksinasi Mandiri

Pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ketika difoto usai mengisi jumpa pers acara Pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ketika difoto usai mengisi jumpa pers acara “The Next Influencer” antara Rans Entertainment dan ANTV di Kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saling memberikan hadiah mewah di hari ulang tahun mereka pada 17 Februari 2021. Kini, satu per satu harga hadiah ulang tahun Raffi dan Nagita pun mulai terungkap.

Akun Instagram @fashion_nagitaslavina baru saja mengungkap harga cincin berlian yang diberikan Raffi untuk Nagita. Warganet seketika geger saat tahu harga cincin ini, berapa sih?

Baca selengkapnya

2. Benarkah Vaksin Mandiri Percepat Munculnya Herd Immunity? Ini Kata Menkes

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pengadaan vaksin mandiri Covid-19 masih menuai pro kontra. Sejumlah pihak khawatir program tersebut menyerobot jatah dosis vaksin kelompok rentan yang seharusnya menjadi prioritas.

Baca Juga:
Rame Bahas Nissa Sabyan dan Ayus, Warganet: Selingkuh Sama Sodara Sendiri?

Meski demikian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi. Menurutnya, vaksin mandiri justru bisa mempercepat tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity dengan terget 70 persen penduduk Indonesia tervaksinasi.

READ  Warung Es Ini Punya Nama Tidak Jelas, Warganet: S3 Marketing!

Baca selengkapnya

3. Gegara Ada yang Mematikan Kulkas, Toko Kue Es Krim Ini Rugi Luar Biasa

Ilustrasi kue tart hancur (Envato elements by twenty20photos)Ilustrasi kue tart hancur (Envato elements by twenty20photos)

Kulkas menjadi alat penting bagi dapur usaha kue es krim. Kue-kue es krim yang sudah jadi dan siap dijual akan disimpan di kulkas agar tidak meleleh.

Saat kulkas mati dalam waktu lama tentu akan jadi petaka. Seperti dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @moderncone.

Baca selengkapnya

4. Anggota Keluarga Sudah Dapat Vaksinasi Lengkap, Boleh Pelukan Tanpa Masker

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Anggota keluarga yang telah sama-sama mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap sangat mungkin untuk bisa berdekatan tanpa khawatir tertular virus corona.

Hal itu disampaikan Ahli Penyakit menular Amerika Serikat dr. Anthony Fauci, yang mengatakan aman bagi keluarga tersebut untuk berdekatan, bahkan berpelukan, tanpa masker.

Baca selengkapnya

5. Tes Kepribadian: Apa yang Membuat Orang Mencintaimu?

Tes kepribadian. (Namastest)Tes kepribadian. (Namastest)

Pernahkah kamu penasaran mengenai alasan orang mencintaimu? Cobalah lakukan tes kepribadian yang menggunakan ilusi optik ini.

Ilusi optik dapat digunakan untuk menganalisis kepribadian kita. Itu adalah sesuatu yang kita lihat dengan mata kita dan kemudian dipahami oleh otak kita dengan cara yang sama sekali berbeda dari kenyataan objektif.

Baca selengkapnya

6. Merusak Otak Bayi, Ilmuwan Desak Pelarangan Penggunaan Bahan Kimia Ftalat

Ibu hamil (shutterstock)Ibu hamil (shutterstock)

Sekelompok ilmuwan dan profesional kesehatan dari Project TENDR mengatakan bahan kimia sintetis yang disebut ftalat dalam plastik dapat merusak perkembangan otak anak. Karenanya, mereka meminta larangan penggunaan bahan kimia tersebut.

Project TENDR (Targeting Environmental Neuro-Development Risks) merupakan kumpulan ilmuwan sukarelawan, profesional kesehatan dan pembela anak yang bekerja untuk mempelajari dan mengurangi paparan bahan kimia neurotoksik dan polutan pada anak-anak.

READ  KPU tetapkan Ansar-Marlin pemenang Pilgub Kepri 2020

Baca selengkapnya

Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

admin

Read Previous

Lautaro – Lukaku Brilian, Inter Milan Permak Habis AC Milan 3-0

Read Next

Penerima stiker di Whatsapp dibebankan biaya Rp 250? Cek faktanya!

Tinggalkan Balasan