• September 22, 2020

Terimbas PSBB, Sektor Ritel Butuh Insentif Dorong Daya Beli

Jakarta, CNBC Indonesia- Mandiri Institute mencatat adanya peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat belanja dan restoran di masa PSBB Transisi meskipun jumlahnya masih sangat kecil. Sehingga dengan kembali diperketatnya PSBB di DKI Jakarta maka potensi tekanan pendapatan pelaku usaha mal maupun restoran semakin besar.

Dalam upaya menahan dampak negatif aturan PSBB ini, Head of Mandiri Institute,Teguh Yudo Wicaksono menyebutkan perlunya kebijakan yang bisa mempertahankan daya beli masyarakat sekaligus insentif bagi pelaku usaha ritel yang terdampak PSBB.

Selengkapnya saksikan dialog Andi Shalini dengan Head of Mandiri Institute,Teguh Yudo Wicaksono dalam Evening Up, CNBC Indonesia, Senin (14/09/2020)

Berita ini telah terbit pertama kali di CNBC

READ  HUT RI ke-75, BRI Usung Semangat Berbagi di Tengah Pandemi

admin

Read Previous

Bangkit Taklukkan Zverev, Dominic Thiem Juara US Open 2020

Read Next

Maudy Ayunda dan Pertamina Foundation berkolaborasi untuk aksi sosial

Tinggalkan Balasan