Tak Sengaja Tertelan, Tusuk Gigi Nyangkut di Bokong Selama 2 Bulan

Asaljeplak.my.id –Seorang lelaki asal Jepang yang tak disebutkan identitasnya, mengalami nyeri selama berbulan-bulan di punggung dan kakinya, setelah tidak sengaja menelan tusuk gigi.

Diketahui tusuk gigi tersebut tersangkut di rektumnya. Kisah yang dirinci dalam BMJ Case Reports ini, menyebutkan lelaki berusia 67 tahun itu pertama kali mencari pertolongan ketika mengalami sakit di bagian bokong kanan dan paha selama dua bulan.

Pemindaian MRI menunjukkan bahwa sumber rasa sakitnya ini adalah stenosis di sekitar punggung bawah, suatu kondisi di mana ruang di dalam tulang belakang mulai menyempit.

Penyempitan tersebut kemudian dapat menghimpit atau mencubit saraf di sekitarnya, yang menyebabkan sensasi nyeri atau mati rasa.

Baca Juga:
Trisno Dituntut 6 Bulan Bui karena Curi Tusuk Gigi: Pak Hakim Kasihani Saya

Ilustrasi tusuk gigi. (Pixabay/Abubibolabu)Ilustrasi tusuk gigi. (Pixabay/Abubibolabu)

Meskipun stenosis dapat ditangani dengan obat-obatan dan terapi fisik, para dokter memilih operasi untuk mengobatinya.

Namun, ketika para dokter melakukan CT scan sebelum operasi, mereka dibuat terkejut karena menemukan batang sepanjang 7 sentimeter yang akhirnya diketahui sebagai tusuk gigi.

Setelah enam hari setelah penemuan itu, rasa sakit di kaki kanannya bertambah parah dan mendorong para dokter untuk mencabut tusuk gigi secepat mungkin.

Untungnya, setelah para dokter melakukannya, lelaki itu tidak lagi mengalami rasa sakit. Semuanya memastikan bahwa tusuk gigi sebagai penyebab sebenarnya dari gejala yang dirasakan lelaki tersebut.

Dilansir dari Gizmodo, Jumat (8/1/2021), dilaporkan bahwa ujung tusuk gigi yang runcing tersangkut tepat di sebelah salah satu cabang saraf tertentu, di sumsum tulang belakang dan menyebabkan tekanan yang cukup membuat lelaki itu merasa sakit di bagian pantat dan kaki kanan.

READ  Yamaha tambah fitur aplikasi NMax Y-Connect

Baca Juga:
Beraksi dari Awal 2019, 2 Tersangka Ganjal ATM di Tangerang Ditembak Polisi

Dalam laporan, para dokter menulis bahwa rangkaian kejadian yang dialami lelaki tersebut sangat jarang tetapi ahli medis yang menangani tetap harus berhati-hati untuk menghindari kesalahan diagnosis.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Mahfud: Perlunya keseimbangan antara demokrasi dan integrasi

    Read Next

    Punya Ratusan Ribu Pengikut, Selebgram Rangga Promosikan Surat Swab Palsu

    Tinggalkan Balasan