• September 23, 2020

Sony Alpha 7C, Kamera Full-frame Terkecil, Diperkenalkan di Indonesia

Asaljeplak.my.id –Sony pada pekan ini meluncurkan kamera mirrorless Sony Alpha 7C yang diklaim sebagai kamera full-frame terkecil di dunia yang membawa fitur AF (autofocus) terbaru.

“Kamera terbaru Alpha 7C dan lensa zoom FE 28-60mm F4-5.6 mengemas banyak sekali teknologi pencitraan terdepan dengan desain terbaru, yaitu kamera full-frame dan sistem lensa terkecil dan teringan di dunia,” ujar President Director PT Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama, dalam keterangan terulis, Rabu (16/9/2020).

Kamera mirrorless Sony Alpha 7C diperkenalkan pada Selasa (15/9/2020). [Dok Sony]Kamera mirrorless Sony Alpha 7C diperkenalkan pada Selasa (15/9/2020). [Dok Sony]

Sony Alpha 7C mengandalkan sensor back-illuminated Exmor R CMOS 24.2MP berukuran 35mm dan prosesor BIONZ X untuk pemrosesan data gambar berkecepatan tinggi.

Berukuran 124.0mm x 71.1mm x 59.7mm dan berat 509g , kamera Sony Alpha 7C memiliki ukuran dan bobot yang serupa dengan kamera APS-C, dan 1 persen lebih berat dari Alpha 6600.

Performa Alpha 7C, demikian dilansir dari Antara, ditunjang dengan kapasitas baterai NP-FZ100, yang disebut mampu mengambil 740 gambar, menggunakan monitor LCD, atau 680 gambar menggunakan jendela bidik.

Didukung fungsi AI-driven, fitur Alpha 7C Real-time Tracking dapat mempertahankan fokus. Ditambah lagi, Tracking On + AF-On kini dapat dialihkan ke tombol kustom dan diaktifkan berbarengan saat menekan tombol AF-On.

Kamera mirrorless Sony Alpha 7C diperkenalkan pada Selasa (15/9/2020). [Dok Sony]Kamera mirrorless Sony Alpha 7C diperkenalkan pada Selasa (15/9/2020). [Dok Sony]

Selain itu, pengguna juga dapat menentukan subjek yang diinginkan hanya dengan menyentuhnya di monitor saat “Pelacakan Sentuh” telah DIAKTIFKAN melalui menu. Fitur ini tersedia untuk foto dan film. Fungsi AF pada Alpha 7C juga menghadirkan fitur Real-time Eye AF untuk subjek manusia dan hewan.

Sony Indonesia belum mencantumkan harga Sony Alpha 7C, tetapi di Amerika Serikat ia dijual senilai 1.800 dolar AS atau sekitar Rp 27 juta untuk bodi kamera saja dan 2.100 dolar AS atau sekitar Rp 31 juta jika sepaket dengan lensa 28-60mm.

READ  Ternyata... Transgender Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

admin

Read Previous

SK Kemenkumham akhiri dualisme GMNI

Read Next

Anggaran Stimulus Ekonomi Telah Tersalurkan Rp 87,5 Triliun dalam 7 Pekan

Tinggalkan Balasan