Saham MCAS, Si Cepat, Raffi & Ari Lasso, Apa Kaitannya?

Jakarta, CNBC Indonesia – Aktivitas Raffi Ahmad dan Ari Lasso yang belakangan merekomendasikan saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCASH), belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial.

Meski belakangan ini diketahui, perusahaan maupun kedua publik figur tersebut membantah telah melakukan kerja sama endorsement untuk merekomendasikan saham MCASH.

Raffi misalnya, menegaskan tidak melakukan endorsement (promosi berbayar) terhadap saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS). Unggahannya di Instagram dengan menyebut dan merekomendasikan saham MCAS, kata Raffi, sebagai bentuk berbagi cerita saja.

“Gw kemarin itu hanya sharing saja buat kalian, tapi memang heboh sih. Mungkin main saham itu lagi in banget sekarang. guys. Tapi kembali lagi, kemarin gw cuma cerita pengalamang gw saja. Ini bukan endorse. Ini pengalaman gw saja, pertama kali di saham MCAS,” ujar Raffi dalam postingan terbaru di akun instragramnya @raffinagita171.

Setali tiga uang, Ari Lasso, mantan punggawa Dewa 19 ini juga memberikan klarifikasi. Ia tidak bermaksud memberikan rekomendasi dan menyadari ada peraturan yang tidak memperkenankan hal tersebut.

“Pertama, saya bukan endorser atau influencer yang mem-promote perusahaan tersebut (yang terkait saham tersebut). Saya kemarin, benar-benar euforia saja pengen membagikan apa yang aku alami. Tapi ternyata membagi cerita atau pengalaman itu ada beberapa aturan, dan itu mengandung sensitivitas tertentu. Sekali lagi saya luruskan, saya tidak merekomendasikan apapun, saya tidak menyuruh kalian membeli, keputusan ada tangan kalian,” ujar Ari melalui akun instagram pribadinya @ari_lasso, Rabu (6/1/2021).

Namun, baru-baru ini tersiar kabar, Raffi dan Ari Lasso, yang juga merupakan duta Sicepat, atau PT SiCepat Ekspres Indonesia baru saja perusahaan tersebut menandatangani conditional share subscription agreement (CSSA) untuk menginvestasikan hingga 51% saham di DigiResto.

READ  Vicky Prasetyo Beri Alasan Kenapa Titipkan Anak ke Raffi Ahmad

Digiresto adalah platform pemesanan makanan & minuman yang dikembangkan oleh PT Digital Maxima Kharisma (DMK), anak perusahaan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS). Sedangkan, SiCepat akan berkontribusi serta berbagi best practice logistik sebagai penyedia pengiriman jarak jauh.

Dalam keterangannya, The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat, mengatakan, melalui investasi ini, SiCepat berupaya untuk meningkatkan adopsi platform dan menyempurnakan kapabilitas layanan DigiResto serta meningkatkan aliran pendapatan perseroan dengan memanfaatkan pasar pengiriman makanan yang sedang berkembang yang diperkirakan bernilai hampir USD 2 miliar pada tahun 2020.

“Ke depan, kami akan mengeksplorasi peluang investasi strategis lebih lanjut dengan MCAS Group dan mengintegrasikan lebih banyak penawaran teknologi mereka ke dalam supply chain kami,” bebernya.

Sementara itu, Mohammad Anis Yunianto, Direktur DMK, menambahkan, melalui kerja sama ini, perseroan akan mempercepat upaya perluasan jaringan merchant F&B kami dan memperluas cakupan layanan DigiResto.

Dia memperkirakan, layanan pengiriman makanan di Indonesia yang diharapkan tumbuh pada 11,5% CAGR dari tahun 2020-2024 dan mencapai perkiraan nilai pasar sebesar USD 3 miliar pada tahun 2024.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Berita ini telah terbit pertama kali di CNBC

admin

Read Previous

Manajer Pramac Ducati Sebut Absennya Marc Marquez Bikin Balapan Makin Liar

Read Next

Sinopsis film sci-fi laga “Outside the Wire”

Tinggalkan Balasan