• September 19, 2020

Rajin Bercinta Setiap Hari, Pasangan Mesra Sambut Kelahiran Anak ke-16

Asaljeplak.my.id –Kehadiran anak dapat menjadi pelengkap kebahagiaan bagi pasangan suami istri. Tidak jarang, banyak pasangan yang mengeluh karena tidak kunjung dikaruniai anak.

Pasangan Patty dan Carlos Hernandez dari North Carolina adalah salah satu contohnya. Setelah menikah, keduanya kesulitan memiliki momongan.

Menyadur Mirror, butuh dua tahun sampai Patty dan Carlos akhirnya hamil anak pertama. Meski begitu, keduanya kini bahkan siap menyambut kelahiran anak ke-16 pada Mei mendatang.

Padahal, anak pertama mereka yang diberi nama Carlos Junior masih berumur 12 tahun. Namun, Patty hampir selalu hamil sekitar 3 bulan setelah melahirkan seorang anak.

Pasangan ini juga setuju tidak menggunakan kontrasepsi dan bercinta setiap hari. Menurut mereka, jumlah anak yang mereka miliki sekarang adalah berkah dari Tuhan.

“Kami mulai dari satu anak dan berakhir memiliki 16 anak,” ungkap Patty yang berusia 38 tahun.

Ilustrasi keluarga banyak anak. (Shutterstock)Ilustrasi keluarga banyak anak. (Shutterstock)

“Kami tidak pernah membayangkan akan punya anak sebanyak itu. Aku kesulitan untuk hamil dengan Carlos selama dua tahun… kurasa badanku belum siap saat itu,” tambah Patty.

“Kemudian Tuhan memberi mukjizat. Kami meminta Tuhan untuk memiliki seorang anak dan Dia memberikan kami banyak anak,” kata Patty yang menamai semua anaknya dengan huruf depan C untuk menghormati suaminya.

Patty menikah saat umurnya masih 25 tahun, sementara Carlos 24. Sejak awal bertemu, Patty sudah yakin bahwa dirinya ingin membangun keluarga bersama Carlos.

“Kami sudah menyerahkan segalanya pada Tuhan. Jika Dia ingin memberikan kami 30 anak, kami akan punya 30 anak. Kami mengikuti keinginan Tuhan.”

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    READ  11 Tahun Pisah Ranjang, Wanita Ini Malah Makin Harmonis dengan sang Suami

    admin

    Read Previous

    Duel Persib Vs Bhayangkara FC Batal Digelar

    Read Next

    PSBB Jakarta jilid II dinilai tak ubah pola belanja daring masyarakat

    Tinggalkan Balasan