Politik sepekan, instruksi Mendagri hingga vaksinasi prajurit TNI

Jakarta ((AJ)) – Terdapat beberapa berita politik selama sepekan kemarin (16-21 November 2020) yang menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca, yakni Instruksi Mendagri terkait penegakan protokol kesehatan COVID-19 hingga 10 ribu prajurit akan terima vaksin COVID-19.

Berikut sejumlah berita politik sepekan yang masih menarik untuk dibaca hari ini:

Tito terbitkan instruksi penegakan protokol kesehatan COVID-19

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian COVID-19.

Instruksi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi pada rapat terbatas kabinet Senin, 16 November 2020 lalu di Istana Merdeka Jakarta.

Selengkapnya di sini

Panglima TNI kembali mutasi 129 perwira tinggi

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI terhadap 129 perwira tinggi pada tiga matra dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

Selengkapnya di sini

Komnas HAM serahkan laporan kematian Pendeta Yeremia ke Presiden

Komnas HAM menyerahkan laporan hasil penyelidikan perkara kasus kematian Pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya, Papua kepada Presiden Joko Widodo.

“Yang juga serius kami bicarakan soal kasus penembakan Pendeta Yeremia hasil temuan Komnas HAM kepada Bapak Presiden dan lebih jauh soal Papua,” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di lingkungan Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin.

Selengkapnya di sini

PANRB tidak angkat pegawai baru hingga 2023 usai seleksi CPNS 2019

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) berencana tidak akan mengangkat pegawai baru hingga 2023 usai pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Selengkapnya di sini

Kapuspen TNI: 10 ribu prajurit akan terima vaksin COVID-19

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menyebutkan, sekitar 10.000 prajurit TNI yang berada di garis terdepan penanganan COVID-19 akan menerima vaksin COVID-19.

Selengkapnya di sini


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Sepanjang Pekan Ini, Pergerakan IHSG Naik 2 Persen

Read Next

Kominfo Buka Lelang Frekuensi 2,3GHz

Tinggalkan Balasan