• September 28, 2020

Pindai 10 Juta Bintang, Ilmuwan Gagal Deteksi Tanda-tanda Keberadaan Alien

Asaljeplak.my.id –Para astronom memindai lebih dari 10 juta bintang dan tidak menemukan tanda-tanda teknologi alien, sebagai bagian dari pencarian kehidupan di luar Bumi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Publications of the Astronomical Society of Australia merinci pencarian kecerdasan luar angkasa (SETI) menggunakan Murchison Widefield Array (MWA), kumpulan 4.096 antena yang ditanam di tanah merah Australia Barat untuk mendeteksi sinyal radio dari luar angkasa.

“Itu adalah antena kecil seperti laba-laba yang duduk di tanah,” kata Chenoa Tremblay, salah satu penulis penelitian dan astrofisikawan di CSIRO, seperti dikutip CNET, Rabu (9/9/2020).

Tremblay dan rekan penulis Stephen Tingay dari International Centre for Radio Astronomy Research, menggunakan MWA untuk mendengarkan “tanda teknologi” atau bukti teknologi alien di sebagian langit di sekitar konstelasi Vela.

Kumpulan 4.096 antena yang ditanam di tanah merah Australia Barat untuk mendeteksi sinyal radio dari luar angkasa, Murchison Widefield Array. [MWA Telescope]Kumpulan 4.096 antena yang ditanam di tanah merah Australia Barat untuk mendeteksi sinyal radio dari luar angkasa, Murchison Widefield Array. [MWA Telescope]

Tremblay mengatakan, kawasan ini menarik secara ilmiah karena sejumlah besar bintang telah meledak dan mati, menciptakan kondisi ideal untuk pembentukan bintang baru.

Para ilmuwan mencoba mendengarkan suara “ping” seperti yang dihasilkan oleh alarm mobil saat pengguna membiarkan lampu menyala, di mana ada suara “ping” dengan jarak yang sama. Dengan menganalisis hal itu, para ahli bisa mengetahui sinyal radio dari luar angkasa berasal dari peradaban alien.

Namun, setelah mendengarkan wilayah Vela selama 17 jam, tidak ada sinyal yang terdeteksi. Sementara survei tersebut, mampu menangkap lebih dari 10,3 juta bintang dan berisi enam planet ekstrasurya yang diketahui.

Tim ahli menyebut itu seperti mencoba menemukan sesuatu di lautan tetapi dengan dasar pengetahuan yang lemah.

READ  Meluncur Oktober, Harga iPhone SE 2020 di Indonesia Sudah Diumbar

“Mencari tanda teknologi berarti menganggap bahwa ada peradaban memiliki teknologi yang mirip dengan kita,” tambah Tremblay.

Kehidupan yang cerdas mungkin tidak mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi melalui sinyal radio.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Awas! Surat penerimaan calon taruna Poltekip dan Poltekim palsu

    Read Next

    Ikan Keberuntungan Mati, Presiden hingga Mahasiswa di Zambia Berduka

    Tinggalkan Balasan