Piaggio Tunggu Kesiapan Dealer Boyong Vespa Bertenaga Listrik ke Indonesia

Asaljeplak.my.id –PT Piaggio Indonesia menyatakan belum bisa memberi kepastian terkait rencana untuk membawa Vespa Elettrica ke Indonesia.

PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal mengatakan, jika membawa Vespa Elettrica ke Indonesia pihaknya harus memastikan kesiapan dealer.

“Kami tidak akan memasukkan produk bila dealer belum siap. Karena pilar Piaggio itu ada empat, yaitu produk, dealer, after sales, dan aksesori Nah empat ini harus siap sebelum kami membawa sebuah produk baru,” papar Robby Gozal, saat acara Ngovid atau Ngobrol Virtual bersama Forwot.

Dengan demikian, sambungnya, saat Piaggio Indonesia nantinya membawa produk Vespa Elettrica sudah dipastikan dealer dan pilar lainnya sudah siap.

Baca Juga:
Mirip Mobil Transmisi Otomatis, Begini Tangani Vespa Matik Terendam Banjir

Panel instrument futuristik dari Vespa Elettrica [Vespa.com].Panel instrument futuristik dari Vespa Elettrica [Vespa.com].

“Sampai sekarang kami masih terus mempelajari ataupun mengikuti regulasi yang ada dari pemerintah,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Vespa Elettrica ditawarkan dalam dua varian yaitu versi standar dengan jangkauan berkisar 100 km dan Elettrica X dengan jarak tempuh lebih dari 200 km.

Vespa Elettrica hadir dengan motor listrik yang ditenagai baterai Lithium-ion 4.2 kWh, menghasilkan daya maksimum 4 kWh (5,4 bhp) dan torsi puncak 200 Nm.

Piaggio menyebutkan bahwa baterai Elettrica ringan dan awet hingga untuk 1.000 siklus charging atau sekitar 50.000 km. Atau biasanya dengan pemakaian normal sekitar empat tahun.

Skuter listrik ini memiliki dua mode berkendara yaitu Eco dan Power, dengan kecepatan tertinggi mode Eco yang dibatasi hanya 30 km per jam.

Baca Juga:
Vespa Pantang Diduduki saat Dobel Standar? Begini Kata Pakar

Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

admin

Read Previous

Jordi Onsu Sewa 1 Studio Bioskop hingga Gabriella Larasati Diperiksa Polisi

Read Next

Motor listrik diprediksi lebih cepat bertumbuh di Indonesia, kenapa?

Tinggalkan Balasan