Pasien COVID-19 sembuh di Sutra tambah 57 jadi 8.792 orang

Kendari ((AJ)) – Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan pasien sembuh dari terpapar virus corona bertambah 57 menjadi 8.792 orang per 16 Februari 2021.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Selasa, mengatakan penambahan kasus sembuh hari ini lebih banyak dari penambahan kasus positif baru.

“Hari ini pasien sembuh terbanyak dari Kabupaten Konawe 28 orang, Kota Kendari 25 orang dan Kabupaten Kolaka Utara empat orang,” kata Rabiul.

Pasien positif baru juga bertambah, tercatat 14 orang, sehingga total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di provinsi tersebut menjadi 9.843 orang.

“Rincian kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Kabupaten Bombana dan Muna. Kemudian Kolaka Utara dua orang, Kota Kendari empat orang dan masing-masing tiga orang dari Buton Utara dan Konawe” tutur Rabiul.

Sementara untuk kasus meninggal akibat COVID-19 di provinsi tersebut tidak ada penambahan tetap tercatat 189 orang.

Sebaran 189 kasus meninggal di Sultra, yakni Kabupaten Konawe Selatan 15 orang, Buton Selatan empat orang, Kolaka Timur lima orang, Kolaka Utara 10 orang, Kolaka 14 orang, Konawe 17 orang, Muna 13 orang, Buton dan Bombana masing-masing delapan orang.

Berikutnya, Kabupaten Buton Utara tujuh orang. Kemudian Wakatobi, Muna Barat, dan Buton Tengah masing-masing dua orang, Kabupaten Konawe Utara dan Konawe Kepulauan masing-masing satu orang, Kota Kendari 57 orang dan Baubau 23 orang.

Ia menyampaikan, meskipun saat ini di semua daerah 17 kabupaten/kota telah melakukan program penyuntikan vaksinasi COVID-19, namun masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, ia meminta kepada semua masyarakat dalam menjalankan aktivitas agar menaati protokol kesehatan, guna memproteksi diri dari penularan COVID-19 dan menekan angka kasus di daerah itu.

READ  Facebook Indonesia Bicara Hoaks, Bisnis & Pandemi Covid-19

“Kita harapkan seluruh masyarakat patuh menerapkan 3M saat menjalankan aktivitas, menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, agar kita bisa menekan angka kasus COVID-19,” kata pria yang akrab disapa Dokter Wayong itu.


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Pemain Liga 1 bisa masuk prioritas vaksin jika kompetisi diberi izin

Read Next

Jennifer Bachdim Pamer Video Joget, Aksi Lincah Putrinya Curi Perhatian

Tinggalkan Balasan