• September 23, 2020

Pagebluk Corona Tak Surutkan Niat Banyak Perusahaan Melantai di Pasar Modal

Asaljeplak.my.id –Pagebluk virus corona covid-19 sudah 6 bulan berlangsung di Indonesia, meski begitu niatan perusahaan yang ingin masuk pasar modal masih cukup tinggi.

Hal itu terlihat dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatat 40 perusahaan sudah melantai bursa dengan skema Initial Public Offering (IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sampai 7 September 2020, Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan sebanyak 40 Perusahaan Tercatat baru saham.

Bahkan dari data yang ia miliki, saat ini sebanyak 11 perusahaan bersiap untuk go public dalam waktu dekat.

“Masih terdapat 11 perusahaan yang berencana melakukan pencatatan saham di BEI dan bergerak pada beberapa sektor,” katanya melalui pesan singkat, Selasa (8/9/2020).

Ke-11 perusahan tersebut kata dia terdiri dari 5 perusahaan dari sektor property, real estate dan building construction, 3 perusahaan dari sektor trade, services and investment, 2 perusahaan dari sektor consumer goods industry dan 1 perusahaan dari sektor miscellaneous industry.

Sehingga kata dia, total fundraised IPO saham tahun 2020 sampai dengan tanggal 7 September 2020 adalah sebesar Rp 4,46 triliun.

“Tentunya jumlah ini akan bertambah sejalan dengan penambahan perusahaan sampai dengan akhir tahun 2020,” katanya.

Sejak pandemi memang BEI tidak lagi melakukan seremonial pencatatan saham dengan tatap muka langsung, tetapi menggunakan sistem IPO virtual.

“Sistem e-IPO saat ini sudah dapat digunakan dengan masa transisi hingga akhir tahun 2020, Bursa memberikan kesempatan kepada calon perusahaan tercatat, underwriter untuk dapat menggunakan aplikasi ini dan menyampaikan feedback dalam rangka menyempurnakan sistem dimaksud.”

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    READ  Bandel! 26 Emiten Telat Setor Lapkeu 2019, Kena Suspensi Deh

    admin

    Read Previous

    Kritik bus CNG, DKI Jakarta intip potensi bus listrik

    Read Next

    Tjahjo Kumolo jelaskan alasan pemerintah sesuaikan sistem kerja ASN

    Tinggalkan Balasan