• September 30, 2020

Menko Airlangga: Pembahasan RUU Cipta Kerja Sudah 90 Persen

Asaljeplak.my.id –Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pembahasan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) bakal rampung.

Bahkan, kata Ketua Umum Partai Golkar ini pembahasan RUU itu hampir mencapai 100 persen.

“Ini (RUU Cipta Kerja) sudah kita lakukan pembahasan sampai sekarang sudah 90 persen dibahas,” kata Airlangga dalam sarahsehan 100 Ekonom secara virtual, Selasa (15/9/2020).

Menurut Mantan Menperin ini, mayoritas partai politik yang membahas RUU tersebut telah menyetujui konteks-konteks ada dalam omnibus law itu.

“Hampir seluruh cluster strategis apakah terkait SWF terkait clsuter tenaga kerja, kepastian hukum, umkm dan koperasi, ini hampir seluruhnya sudah mendapatkan persetujuan dengan parpol,” terang Airlangga.

Hingga saat ini, Airlangga tengah mengebut finalisasi pasal-pasal dalam RUU Omnibus Law yang nantinya akan diberlakukan.

“Sekarang tinggal finalisasi daripada legal drafting, atau sering kita bahas harmonisasi pasal-pasal krusial dan sinkronisasi dan perumusan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengklaim, Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja bisa menghilangkan praktik korupsi dalam duia investasi.

Pasalnya, jelas Bahlil, dalam RUU Cipta Kerja banyak kewenangan pemerintah daerah ataupun kementerian diubah sehingga jalur birokrasi diperpendek.

“Saya juga ingin mengatakan bahwa korupsi tinggi itu juga terkait perizinan yang ada di daerah. Ini rahasia umum untuk kita, investasi terhambat juga karena izin yang tumpang tindih,” ujar Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (8/9/2020).

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    READ  Kemarin, pembahasan RUU Cipta Kerja hingga Rakor Pemuda Muhammadiyah

    admin

    Read Previous

    BMW Astra gratiskan layanan servis BMW dan MINI

    Read Next

    KPK ingatkan calon kepala daerah dari PDIP jauhi tindakan korupsi

    Tinggalkan Balasan