• September 20, 2020

Madura United daftarkan banyak pemain antisipasi kepadatan jadwal

Nanti, kami akan menerapkan rotasi agar pemain tidak ada yang kelelahan atau cederaJakarta ((AJ)) – Manajemen Madura United bakal mendaftarkan banyak pemain untuk mengarungi kompetisi lanjutan Liga 1 Indonesia pada 1 Oktober sebagai bentuk antisipasi kepadatan jadwal yang baru saja diterbitlkan operator liga PT LIB.

Dilansir laman resmi klub yang dipantau dari Jakarta, Sabtu, pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengaku sudah memprediksi kepadatan jadwal ini, apalagi kompetisi akan digelar selama lima bulan. Salah satu upaya lainnya dengan melakukan rotasi pemain agar mereka tak mudah lelah.

“Memang saya prediksi pertandingan akan padat. Saya sudah lihat dan menganalisanya. Nanti, kami akan menerapkan rotasi agar pemain tidak ada yang kelelahan atau cedera,” kata Rahmad.

Dari susunan jadwal yang diterima wartawan, dalam kurun waktu lima bulan setiap tim, termasuk Madura United bakal memiliki 31 pertandingan. Setiap bulan, mereka bisa bertanding enam sampai tujuh kali dengan jarak per pertandingan bisa empat sampai enam hari.

Kondisi itu tentu bakal menguras fisik pemain. Di samping tak menjalani kompetisi sejak lima bulan lalu, kemudian para pemain harus tampil dalam laga yang ketat dan padat, paling dikhawatirkan mereka rentan terhadap cedera.

Sementara itu, Pelatih kiper Madura United Kurnia Sandy tidak terlalu khawatir dengan posisi penjaga gawang. Lantaran, dia memiliki empat opsi untuk satu posisi, yakni M. Ridho Djazulie, M. Ridwan, Satria Tama Hardianto, dan Fawaid Ansory.

“Kalau penjaga gawang, saya sudah ideal dengan komposisi empat pemain untuk satu posisi,” kata dia.

Dalam pertandingan perdana, Madura United akan langsung menghadapi tim kuat, Persib Bandung, pada Minggu 4 Oktober di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Tujuh hari kemudian mereka akan menjamu Tira Persikabo, lalu empat hari selanjutnya akan melawan PSM Makassar.

READ  Suporter PSIS serukan tim agar bermarkas di Yogyakarta


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Kisah Nabi Luth dan Kaum Sodom, Simak!

Read Next

Bocah 5 tahun di Teluk Bintuni sembuh dari COVID-19

Tinggalkan Balasan