Laporta pastikan Koeman tetap latih Barca musim depan


Jakarta ((AJ)) – Presiden Barcelona Joan Laporta memastikan Ronald Koeman akan tetap melatih timnya untuk musim depan, menyudahi spekulasi atas nasib juru taktik asal Belanda itu.

“Selepas periode evaluasi belakangan ini, saya dan wakil presiden Rafael Yuste sepakat kami akan melanjutkan kontrak yang saat ini dimiliki Ronald Koeman,” kata Laporta dalam laman resmi Barca pada Jumat dini hari WIB.

Laporta menyoroti sikap terpuji yang menurutnya diperlihatkan Koeman selama masa evaluasi dilakukan oleh manajemen Barcelona.

“Kami juga melihat dia sangat termotivasi dan dengan pengalaman setahun belakangan di ruang ganti, yang akan kami buat lebih kompetitif, saya rasa Koeman tetap bertahan karena dia adalah pelatih yang kami inginkan,” ujarnya.

Pria yang akhir bulan ini akan berusia 59 tahun itu juga menyatakan Barca siap menyambut beberapa pemain baru dalam beberapa hari ke depan.

Sejauh ini, Barcelona sudah mendapatkan Sergio Aguero dan Eric Garcia dengan harga gratis serta mengaktivasi klausul pembelian kembali Emerson Royal dari Real Betis.

Rumor berbagai media Eropa menyebutkan salah satu pemain yang sudah di ambang bergabung dengan Barca adalah gelandang asal Belanda Georginio Wijnaldum yang kontraknya habis di Liverpool akhir bulan ini.

Satu lagi pemain gratisan yang mungkin bergabung adalah kapten Olympique Lyon, Memphis Depay, yang akan kian menambah aroma Belanda di Barca setelah keberadaan Koeman dan gelandang Frenkie de Jong.

Musim pertama Koeman berakhir dengan raihan satu trofi yakni Copa del Rey, kendati Barca hanya finis di posisi ketiga Liga Spanyol dan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.

Dari 54 pertandingan yang didampingi Koeman, Barcelona membukukan 34 kemenangan dan menelan 11 kekalahan dihiasi 122 gol serta 58 kali kebobolan.

READ  Alih Profesi, Eks Kiper Barcelona Ini Jadi Instruktur Senam

Sumber : (1):

admin

Read Previous

Wacanakan Duet Muhaimin – AHY di Pilpres 2024, PKB: Bagus, Lebih Fresh

Read Next

30 Menit Ekstra – Tentang nilai E DKI dan Work from Bali dari perspektif Epidemiologi – bagian 3

Tinggalkan Balasan