• September 20, 2020

Kiat Labuan Bajo Tampil Sebagai Destinasi Wisata Super Premium di Indonesia

Asaljeplak.my.id –Konten lokal yang otentik dipercaya dapat menjadi kekuatan produk wisata di Laboan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Strategi itu juga yang sengaja dicanangkan oleh Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) untuk menawarkan destinasi wisata premium di sana.

Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina mengatakan, berbagai kegiatan kreatif seperti seni pertunjukan, seni musik, seni tari, fesyen, juga kuliner akan dibuat dan dijalankan bersama komunitas lokal setempat.

“Mereka nanti bisa showcase dan berinteraksi dengan wisatawan. Pekerjaan rumah paling besar saat ini adalah mengaktifkan komunitas itu,” kata Shana saat membuka kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) bersama sejumlah media di Labuan Bajo, NTT, Jumat (11/9/2020).

Pemandangan dari Bukit Cinta di Labuan Bajo. (Suara.com/Lilis Varwati)Pemandangan dari Bukit Cinta di Labuan Bajo. (Suara.com/Lilis Varwati)

Ia melanjutkan, pihaknya perlu meyakinkan masyarakat bahwa konsep premium yang dimaksud adalah menyuguhkan konten lokal yang otentik kepada wisatawan sebagai upaya pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan Flores

Kekinian, BOPLBF mengaku tengah gencar memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk meningkatkan potensinya agar bisa bermanfaat bagi kesejahteraan lokal dari sisi pariwisata. 

“Sebanyak 66 persen masyarakat di Labuan Bajo bukan bekerja di sektor pariwisata. Tapi bagaimana mereka bisa mendapatkan manfaat dari pariwisata, bagaimana mereka menjadi petani yang baik, peternak yang baik dan makmur karena produk yang mereka hasilkan bisa diserap pariwisata,” kata Shana lagi.

Bukan hanya dari sisi Sumber Daya Manusia, Shana juga menyoroti pentingnya sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan volume pariwisata.

Pembangunan di Labuan Bajo (Suara.com/Risna Halidi)Pembangunan di Labuan Bajo (Suara.com/Risna Halidi)

Salah satu yang sedang dilakukan pemerintah saat ini adalah dengan membangun jalan-jalan utama dengan lebar trotoar sampai 2,5 meter dilengkapi dengan pepohonan serta tanaman.

READ  Tissa Biani ditunjuk jadi Duta Festival Film Indonesia 2020

Selain itu, otoritas setempat juga tengah melakukan pembangunan jalan yang akan menyambukan warga di daerah Manggarai serta Tanamori. 

Pasar Wae Kesambi (Suara.com/ Risna Halidi)Pasar Wae Kesambi di Labuan Bajo (Suara.com/ Risna Halidi)

Ada juga pembangunan yang di Puncak Waringin, Manggarai Barat yang direncanakan akan menjadi pusat oleh-oleh khas Labuan Bajo sekaligus lokasi melihat matahari tenggelam dengan pemandangan pelabuhan.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Hasil Liga Spanyol: Valencia Awali Musim Taklukkan Levante 4-2

    Read Next

    Laptop “gaming” Lenovo tumbuh 99 persen saat pandemi

    Tinggalkan Balasan