Juara MotoGP San Marino, Morbidelli Buktikan Rossi Tak Salah Pilih Murid

Asaljeplak.my.id –Franco Morbidelli dengan kemenangan MotoGP perdananya di Grand Prix San Marino ingin menunjukkan jika Valentino Rossi, yang menjadi mentornya, tidak salah pilih murid.

Morbidelli menjalani debut MotoGP pada musim 2018 sebagai juara dunia Moto2, sekaligus menjadi pebalap pertama dari Akademi VR46 rintisan Rossi yang naik ke kelas premier.

Karier pebalap asal Italia itu juga tidak biasa karena naik langsung ke jenjang Moto2 dari seri Superstock 600 Eropa.

Morbidelli mengecap manisnya podium di kelas premier untuk pertama kalinya di tahun keduanya membalap untuk tim satelit Petronas Yamaha ketika ia finis runner-up di Brno, Republik Ceko.

Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli (kanan) berada di depan pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi saat balapan di MotoGP San Marino di sirkuit Misano. ANDREAS SOLARO / AFPRider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli (kanan) berada di depan pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi saat balapan di MotoGP San Marino di sirkuit Misano. ANDREAS SOLARO / AFP

Tiga grand prix setelah itu, pebalap berusia 25 tahun itu mengangkat trofi juara balapan untuk pertama kalinya di Misano, setelah sempat bersaing ketat dengan sang mentor.

“Aku rasa saat ini, salah satu orang yang aku harus ucapkan terima kasih karena menaruh kepercayaan kepadaku tentunya adalah Valentino,” kata Morbidelli di video wawancara seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Terima kasih untuk dia tidak cukup karena dia telah melakukan sangat banyak hal untukku dan memiliki kesempatan untuk membalap dengan dia adalah suatu berkah. Dia tak diragukan lagi seorang legenda, terbaik sepanjang masa.”

“Dan memiliki kesempatan membalap melawan dia di depan mata dunia adalah hal yang luar biasa.”

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli. [ANDREAS SOLARO / AFP]Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli. [ANDREAS SOLARO / AFP]

“Aku sangat ingin mengalahkan dia karena aku ingin menunjukkan dia bahwa dia membuat pilihan yang tepat dengan memercayaiku, ini adalah perasaan yang luar biasa dan aku harap bisa lebih banyak lagi bertarung dengan dia,” harapnya.

READ  Rossi Bersyukur Maverick Vinales Terhindar dari Maut Usai Rem Blong

Sementara itu, Rossi kecolongan dan gagal finis podium setelah finis P4 di belakang pebalap Pramac Racing Francesco Bagnaia, yang juga didikannya, dan pebalap Suzuki Ecstar Joan Mir, yang melakukan manuver terhadap The Doctor di lap terakhir untuk mengamankan podium.

Bagnaia, yang kembali membalap setelah absen tiga balapan karena cedera tulang kering, bertarung habis-habisan dengan kondisi yang belum 100 persen fit hingga upayanya terbayar dengan predikat runner-up dan podium pertamanya di MotoGP.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Samsung Galaxy S20 “ramah kantong” hadir pekan depan

    Read Next

    3 Bulan ke Depan Kurs Dolar Australia akan Turun 6%

    Tinggalkan Balasan