Ikuti Tren Asia, Bursa Eropa Kompak Menghijau di Pembukaan

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Eropa menguat pada sesi awal perdagangan Senin (16/11/2020), di tengah pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) dan perkembangan pandemi virus corona yang masih menjadi perhatian pemodal.

Indeks Stoxx 600, yang berisi 600 saham unggulan di Eropa naik 0,7% di awal perdagangan dengan indeks saham sektor perbankan menguat 2,9% memimpin reli di tengah kenaikan seluruh indeks sektoral.

Setengah jam kemudian reli indeks Stoxx menjadi 2,9 poin (+0,75%) ke 388,07. Indeks DAX Jerman naik 94,4 poin (+0,72%) ke 13.171,15 dan CAC Prancis tumbuh 54,3 poin (+1,01%) ke 5.434,45. Di sisi lain, indeks FTSE Inggris menguat 46,45 poin (+0,74%) ke 6.362,84.

Perkembangan pilpres AS masih menjadi perhatian investor setelah kandidat presiden petahana AS Donald Trump secara publik mengakui kemenangan pesaingnya Joe Biden, setelah hitung cepat media menunjukkan keunggulan Biden, sebagaimana dilaporkan NBC News.

Di Asia, bursa saham kompak menguat pada Senin setelah 15 ekonomi di kawasan tersebut menekan kesepakatan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), Minggu (15/11/2020).

Perjanjian dagang ini mencakup hampir sepertiga dari populasi dunia (30% PDB) dan diprediksi akan menambah US$ 186 miliar ke ekonomi dunia. Ini menjadi pertama kali raksasa ekonomi Asia yakni China, Jepang, dan Korsel bergabung dalam 1 pakta, tanpa ada AS di dalamnya.

Di luar itu, pelaku pasar masih mengawasi perkembangan virus corona setelah lebih dari 11 juta kasus Covid-19 terkonfirmasi di AS. Data COVID Tracking Project menunjukkan ada lebih dari 68.500 orang yang masuk rumah sakit akibat virus corona.

Studi National Cancer Institute (INT) di Milan Italia menunjukkan bahwa virus corona menyebar di Italia sejak September 2019, menunjukkan Covid-19 kemungkinan sudah menyebar di berbagai belahan dunia bahkan sebelum teridentifikasi di China, demikian diberitakan Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)

Berita ini telah terbit pertama kali di CNBC

admin

Read Previous

Gagal Jadi Juara Dunia, Duo Yamaha Keluhkan M1 2020 yang Kurang Bertaji

Read Next

Young K DAY6 jadi DJ baru “Kiss The Radio”

Tinggalkan Balasan