Humaniora sepekan, penutupan akses ke Kudus dan bantuan ke Palestina


Jakarta ((AJ)) – Terdapat beberapa berita humaniora yang menarik perhatian pembaca dalam sepekan terakhir seperti ditutupnya akses masuk ke Kabupaten Kudus karena melonjaknya kasus aktif di daerah tersebut.

Selain itu terdapat pula berita terkait Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan SMS tentang perkiraan gempa bumi magnitudo 8,5 berpotensi tsunami adalah tidak benar dan BPJS Kesehatan yang membuka lowongan verifikator klaim layanan COVID-19.

Ada pula berita tentang berpulangnya putri dari Paku Buwono (PB) XII yakni GKR Retno Dumilah dan Ustadz Adi Hidayat yang menyerahkan bantuan Rp14,3 miliar untuk Palestina lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Berikut humaniora sepekan yang masih menarik untuk dibaca kembali:

Akses masuk Kudus ditutup sementara untuk tekan COVID-19

Akses masuk ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ditutup sementara mencegah masuknya kendaraan dari luar kota setelah terjadi peningkatan kasus di daerah tersebut.

Jumlah kasus aktif COVID-19 di Kudus melonjak 5 kali lipat lebih

Menurut Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus, jumlah kasus aktif di daerah tersebut meningkat 5,7 kali lipat dibandingkan 12 hari sebelumnya.

BPJS Kesehatan buka lowongan verifikator klaim layanan COVID-19

BPJS Kesehatan membuka lowongan verifikator sejumlah 248 orang dengan tugas memverifikasi klaim pelayanan COVID-19 yang diberikan kepada masyarakat.

Putri Paku Buwono XII, GKR Retno Dumilah meninggal dunia

Salah satu putri dari Paku Buwono XII yakni GKR Retno Dumilah meninggal dunia pada usia 67 tahun akibat serangan jantung pada Rabu (26/5).

BMKG: SMS perkiraan gempa magnitudo 8,5 tidak benar

BMKG menyatakan SMS yang tersebar lewat saluran komunikasi BMKG-Kominfo tentang perkiraan gempa berkekuatan M8,5 berpotensi tsunami yang dikirim pada Kamis (27/5) adalah tidak benar.

READ  Simona Halep, Petenis Peringkat Dua Dunia Positif COVID-19

Lewat MUI, ustadz Adi Hidayat serahkan Rp14,3 miliar untuk Palestina

Ustadz Adi Hidayata menyerahkan dana kemanusiaan Rp14,3 miliar dari rakyat Indonesia untuk Palestina lewat MUI yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di kota Hebron, Palestina.

 

Sumber : (1):

admin

Read Previous

Euforia penggemar usai The Blues menang Liga Champions

Read Next

5 Top Bola Sepekan: Dipecat Persis Solo, Michelle Kuhnle Buka Suara

Tinggalkan Balasan