Hempaskan ONIC, Aerowolf Rinazmi Ungkap Kesalahan Landak Kuning

Asaljeplak.my.id –Genflix Aerowolf kembali menancapkan taringnya saat menghadapi mantan tim juara MPL. Setelah mengalahkan ONIC 2 vs 0, Aerowolf Rinazmi mengungkapkan mengenai kunci kemenangan tim sekaligus kesalahan dari lawannya.

Perlu diketahui, Sang Serigala ini mengaum begitu keras ketika mantan tim juara MPL Indonesia bertemu dengan mereka.

Tercatat, Aerowolf berhasil mengandaskan tim “mantan juara” MPL seperti RRQ Hoshi, ONIC Esports, dan EVOS Legends pada MPL Indonesia Season 6 di babak reguler sehingga sempat dijuluki “Giant Slayer” atau “Penakluk Raksasa”.

Di musim ini (MPL Season 7), mereka juga pernah mengalahkan Alter Ego dan RRQ Hoshi pada pekan sebelumnya. Aerowolf terkenal memberikan perlawanan yang cukup alot ketika menghadapi deretan tim besar.

Baca Juga:
Datangkan Pemain MDL, Alter Ego Rombak Jajaran Roster untuk MPL?

Ketika sesi wawancara dengan media, Genflix Aerowolf Rinazmi (Azmi Naufal Ahmad) membeberkan mengenai strategi tim sekaligus kesalahan dari ONIC Esports.

Game kedua ONIC vs Genflix Aerowolf dimenangkan oleh Aerowolf. (YouTube/ MPL Indonesia)Game kedua ONIC vs Genflix Aerowolf dimenangkan oleh Aerowolf. (YouTube/ MPL Indonesia)

Rinazmi menjelaskan bahwa mereka menghadapi ONIC Esports sama seperti saat mengalahkan tim lain. Hanya saja ketika melawan Landak Kuning mereka melakukan improvisasi.

Saat ditanyakan mengenai kesalahan ONIC, ia tak menampik bahwa membiarkan Watt memegang Bane termasuk salah satu kesalahan Sanz dkk.

Ia juga menjelaskan bahwa saat bermain di late-game, formasi tim sudah membaik sehingga mereka memenangkan war. Perlu diketahui, Aerowolf sempat tertekan di early game, namun bisa membalikkan keadaan saat memasuki mid hingga late-game.

Genflix Aerowolf Rinazmi. (Dok MPL Indonesia)Genflix Aerowolf Rinazmi. (Dok MPL Indonesia)

Ya mungkin waktu di late game-nya kita sudah siap buat war, ya udah bener lah. Jadi war-nya bisa kita menangin. Gue kira itu kesalahan sih (membiarkan Bane dipilih oleh Watt). Soalnya Watt kan juga jago main Bane-nya. Kalau strategi sama seperti latihan biasa. Cuma kita tadi lebih improve aja,” kata Rinazmi.

READ  Ramalan Zodiak 25 Oktober 2020: Ada Masalah, Leo Jangan Sok Romantis

Baca Juga:
Bikin Pemain AE Tumbang, Ini Build Item Bane ala Aerowolf Watt

Terkait sebutan Giant Slayer, Rinazmi justru menyuratkan dirinya kurang setuju. Ia beralasan bahwa saat melawan tim besar, kondisi skuatnya memang tengah on-fire sehingga mereka bisa mengandaskan tim lain.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Ormas: Menteri-menteri Jokowi diminta fokus bantu pemerintah

    Read Next

    Link Live Streaming Sabtu Suci 3 April 2021 Gereja di Indonesia

    Tinggalkan Balasan