Hati-hati Dow Jones Balik Arah, IHSG Hari Ini Piye?

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar keuangan Indonesia ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (11/11/2020). Nilai tukar rupiah dan harga obligasi pemerintah sama-sama melemah, sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menguat.

Kemarin, IHSG kembali menguat 0,86% di level 5.509,51. Namun, penguatan IHSG mulai mereda pada perdagangan kemarin.

Sedangkan, mayoritas bursa Asia masih menguat pada perdagangan kemarin, di mana penguatan terbesar dicetak oleh indeks Nikkei 225 dari Jepang yang menguat lebih dari 1% atau lebih tepatnya 1,78%.

Namun, beberapa indeks Asia mengalami pelemahan, di mana indeks yang melemah terbesar masih dipegang oleh indeks Shanghai Composite China yang melemah 0,53%.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,21% ke level 14.070 pada perdagangan kemarin.

Sedangkan mata uang Asia mayoritas mengalami pelemahan terhadap dolar AS, di mana pelemahan yang terbesar ada di ringgit Malaysia dan peso Filipina yang sama-sama melemah 0,22%, sedangkan pelemahan rupiah berada di posisi ketiga.

Kemudian harga obligasi pemerintah atau surat berharga negara (SBN) pada perdagangan mayoritas ditutup melemah, ditandai dengan imbal hasil (yield) di hampir semua obligasi pemerintah yang naik.

Pasar keuangan domestik yang ditutup mixed seiring investor cenderung melakukan aksi profit taking di beberapa pasar, seperti rupiah dan SBN karena sudah menguat cukup tinggi, sehingga investor ‘tergiur’ akibat sudah menyentuh level untung-nya.

Walaupun begitu, sentimen yang datang masih terkait kabar dari suksesnya sentimen dari kesuksesan vaksin Pfizer yang ampuh hingga 90% tanpa efek samping yang berbahaya dan masih terkait kemenangan Biden di pilpres Amerika Serikat (AS) tahun ini.

Namun, kabar dari sengketa pemilihan presiden AS yang belum usai hingga kini juga turut menjadi pemberat pasar keuangan Indonesia, terutama rupiah dan SBN.

Hal ini terjadi setelah Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo yang juga anggota Partai Republik terkini menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak akan mengakui kemenangan presiden terpilih Joe Biden.

Berita ini telah terbit pertama kali di CNBC

admin

Read Previous

Pilih Lepas dalam Perebutan Juara MotoGP, Ini Target Franco Morbidelli

Read Next

Dian Sastrowardoyo jadi sutradara di film omnibus “Quarantine Tales”

Tinggalkan Balasan