• September 22, 2020

Hari PMI, Cari Tahu Yuk Asal Usul Gerakan Palang Merah Internasional

Asaljeplak.my.id –Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap 17 September setiap tahunnya. Palang Merah selama ini selalu menjadi garda terdepan dalam urusan kesehatan, kegawatdaruratan, hingga bencana.

Tapi tahu engga sih asal usul dari gerakan Palang Merah sendiri? Dilansir dari situs IFCR, ide Palang Merah lahir pada tahun 1859, ketika Henry Dunant, seorang pemuda Swiss, datang ke tempat pertempuran berdarah di Solferino, Italia. 

Kala itu sekitar 40.000 orang terbaring mati dan sekarat di medan perang dan yang terluka tidak mendapat perawatan medis.

Dunant mengorganisir orang-orang lokal untuk mengikat luka para prajurit dan memberi makan serta menghibur mereka.

Lambang Palang Merah Internasional. (Shutterstock)Lambang Palang Merah Internasional. (Shutterstock)

Sekembalinya, dia menyerukan pembentukan lembaga bantuan nasional untuk membantu mereka yang terluka dalam perang, dan menunjukkan jalan ke Konvensi Jenewa di masa depan.

“Apakah tidak akan ada cara, selama periode damai dan tenang, untuk membentuk lembaga bantuan yang tujuannya adalah agar yang terluka dirawat di saat perang oleh para sukarelawan yang antusias dan setia, yang sepenuhnya memenuhi syarat untuk tugas itu?” dia menulis.

Palang Merah lahir pada tahun 1863 ketika lima pria Jenewa, termasuk Dunant, membentuk Komite Internasional untuk Bantuan bagi yang terluka. Kemudian gerakan itu menjadi Komite Palang Merah Internasional.

Lambangnya adalah salib merah dengan latar belakang putih: kebalikan dari bendera Swiss. Tahun berikutnya, 12 pemerintah mengadopsi Konvensi Jenewa pertama; sebuah tonggak sejarah umat manusia, menawarkan perawatan bagi yang terluka, dan mendefinisikan layanan medis sebagai “netral” di medan perang.

Sementara itu, Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) didirikan pada tahun 1919 di Paris setelah Perang Dunia I.

READ  Tasya Kamila masih belum berani nonton film di bioskop

Perang tersebut menunjukkan perlunya kerja sama yang erat antara Perhimpunan Palang Merah, melalui kegiatan kemanusiaan mereka atas nama tawanan perang dan kombatan. Situasi itu menarik jutaan sukarelawan dan membangun banyak keahlian.

  • «
  • 1
  • 2
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    admin

    Read Previous

    Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 Vs Qatar

    Read Next

    Blokir IMEI, konsumen disarankan beli ponsel resmi di Indonesia

    Tinggalkan Balasan