DPD RI usulkan wisata Kalbar masuk kalender pariwisata nasional

Putussibau, Kapuas Hulu ((AJ)) – Anggota DPD RI asal Kalimantan Barat Erlinawati meminta agar empat destinasi wisata yang ada di Provinsi Kalbar masuk dalam kalender even pariwisata nasional.

 

Empat destinasi wisata yang di usulkan tersebut, yaitu Pesona Titik Kulminasi Pontianak, Festival Kelam Permai di Sintang, Festival Robo’ Robo’ di Mempawah dan Festival Danau Sentarum Kapuas Hulu.

 

“Empat destinasi wisata itu yang saya usulkan agar masuk kalender even pariwisata nasional ketika kami rapat kerja dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno,” kata Erlinawati kepada (AJ) di Putussibau, Selasa.
 

Menurut Erlinawati, rapat kerja Komite III bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno dilaksanakan, Senin (29/3) di Jakarta.

 

Di hadapan Sandiaga, Erlinawati juga menyampaikan potensi pariwisata yang sangat besar di Kalimantan Barat, mulai wisata alam, budaya, sejarah, religi, termasuk wisata kuliner. Namun, belum banyak yang menjadi destinasi nasional yang mengundang wisatawan ke Kalbar.

 

Erlinawati menyebutkan sejumlah wisata yang ada di Kalimantan Barat berada di daerah perbatasan Malaysia dan Brunei Darussalam.

 

“Jika potensi wisata itu dikelola dengan baik, apalagi masuk dalam kalender wisata nasional, tentu dapat mendorong wisatawan, baik lokal maupun mancanegara ke Kalbar dengan harapan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025, ada beberapa destinasi pariwisata nasional (DPN) dan Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN).

 

Oleh karena itu, istri Bupati Kapuas Hulu periode 2010- 2021 itu juga mendorong agar Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun wilayah Kapuas Hulu serta KPPN Pantai Temajok di Sambas menjadi bagian 10 Destinasi Prioritas Nasional.

 

READ  Senator minta pemerintah melibatkan MRP-DPRP revisi UU Otsus Papua

Hal tersebut didukung dengan dikeluarkannya Inpres Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk , Mutaain dan Skow. Harapannya agar provinsi Kalbar masuk menjadi 10 destinasi wisata prioritas di Indonesia.

 

Erlinawati yang juga Ketua Badan Organisasi Wanita Kalimantan Barat mengajak masyarakat Indonesia untuk berwisata di Kalimantan Barat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini.

 

“Banyak destinasi wisata Kalbar yang menarik, dari wisata alam, budaya, sejarah, religi, dan kuliner. Apresiasi juga kita berikan kepada Pak Gubernur, Dinas Pariwisata Provinsi Kalbar, kelompok dan pegiat wisata yang selalu mempromosikan wisata di Kalbar,” kata anggota Komite III DPD RI itu.


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Borneo FC tak ingin pulang tanpa poin pada laga terakhir

Read Next

Mohamed Salah Tak Janji Bertahan di Liverpool

Tinggalkan Balasan