Dituduh Gunakan Cara ‘Kotor’ Saat Balapan, Begini Komentar Valentino Rossi

Asaljeplak.my.id –Valentino Rossi dituduh menggunakan cara ‘kotor’ saat balapan untuk mengalahkan rival-rivalnya. Hal ini diutarakan oleh mantan rival, Sete Gibernau.

Sete Gibernau pernah menjadi pesaing terdekat Valentino Rossi dalam perburuan gelar juara dunia meski harus puas selalu menjadi runner-up.

Rivalitas Sete Gibernau dan Valentino Rossi semakin memanas pada musim 2004. Sete Gibernau pun kembali mengenang rivalitasnya dengan Rossi pada akhir-akhir ini.

Sete Gibernau tidak segan menyebut bahwa Valentino Rossi selalu membangkitkan kebencian terhadap pesaingnya untuk menang.

Baca Juga:
Top 5 Sport: Terungkap! Dendam Rossi pada Marc Marquez Belum Termaafkan

“Valentino perlu membangkitkan kebencian pribadi terhadap rivalnya untuk memotivasinya. Itulah pemikirannya,” kata Sete Gibernau, dilansir dari GPOne.

Sete Gibernau bersama tim barunya di MotoE. (Instagram/@setegibernau_15)Sete Gibernau bersama tim barunya di MotoE. (Instagram/@setegibernau_15)

“Kami dulu berteman baik, tetapi setelah mulai bersaing kami tidak lagi menjadi teman, dan kami tidak memiliki hubungan apa pun lagi,” ucapnya menambahkan.

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, akhirnya menanggapi pernyataan salah satu musuh bebuyutannya, Sete Gibernau.

“Memang sangat sulit menjalin hubungan baik (dengan rival), jika Anda berusaha memperebutkan hal yang sama, seperti apa yang terjadi di antara saya dan Sete,” kata Rossi dikutip dari Corsedimoto.

“Semua ini gara-gara balapan di Qatar pada 2004. Mereka (Gibernau dan Gresini Honda) melakukan hal ‘kotor’, seolah mereka mau main-main dengan saya,” ungkap The Doctor

Baca Juga:
Terungkap! Dendam Valentino Rossi dengan Marc Marquez Belum Termaafkan

Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

READ  Profil Komeng Terlengkap, dari Pendidikan hingga Karier

admin

Read Previous

Google meriahkan Valentine dengan Doodle bentuk hati

Read Next

Awas Rugi, Investor Wajib Cek Ini di Tahun Kerbau Logam

Tinggalkan Balasan