Apa itu 5C ? Definisi dan Penjelasannya

Apa itu 5C ? Berikut ini akan Asaljeplak berikan definisi beserta penjelasannya supaya kamu dapat lebih memahaminya.

5C di Indonesia umumnya adalah mengacu pada prinsip pemberian kredit di dalam dunia perbankan, yang akan digunakan untuk menguji kelayakan nasabah dalam mendapatkan pinjaman uang apabila nasabah tersebut melakukan pengajuan.

Namun istilah 5C juga digunakan di dalam lingkup pemasaran stratejik, yang merupakan kerangka kerja yang digunakan untuk melakukan analisa lingkungan tempat suatu perusahaan menjalankan usahanya.

Kemudian ada juga 5C yang digunakan dalam lingkup Pemasaran Digital, yang memberikan 5 poin penting untuk dapat mencapai keberhasilan pemasaran digital.

5C di dalam Pemberian Kredit (Five Cs of Credit)

apa-itu-5c-pemberian-kredit

Di dalam pemberian kredit kepada nasabah, pihak bank sebelumnya akan melakukan analisis 5C terhadap nasabah tersebut guna memastikan apakah nasabah itu akan diberikan pinjaman atau tidak.

5C dalam pemberian kredit adalah:

Character

Character atau Karakter di sini bukan berarti kepribadian dari si nasabah, meskipun faktor wawancara dengan nasabah juga mempengaruhi, tetapi yang akan dinilai adalah lebih kepada rekam jejak dari nasabah tersebut terkait dengan histori kredit yang pernah dilakukan di masa lalu.

Hal ini dahulu bisa dilihat melalui BI Checking atau yang saat ini dilihat dari hasil Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Dari histori pinjaman tersebut akan terlihat karakter dari nasabah / calon debitur terkait pembayaran pinjamannya, apakah sering menunggak, apakah tepat waktu, apakah sering menunda hingga tenggat waktu, dan lain sebagainya.

Capacity

Capacity atau Kapasitas ini adalah menilai kemampuan dari calon debitur dalam mengembalikan pinjaman, yang umumnya akan dilihat dari pendapatan per bulannya.

Jadi, kalau gaji kamu hanya Rp5juta per bulan, maka kamu tidak akan diberikan pinjaman yang cicilannya 50% atau lebih dari gaji bulananmu, dan umumnya bank hanya akan menyetujui pinjaman dengan nilai cicilan 1/3 dari gaji bulanan.

Capital

Capital atau Modal adalah penilaian berdasarkan kemampuan pemodalan dari calon debitur, Misalnya kamu akan mengajukan cicilan rumah, maka semakin besar DP yang kamu berikan di awal maka akan semakin besar pula kemungkinan pengajuan pinjaman kamu disetujui oleh pihak bank.

Collateral

Collateral alias Jaminan atau Agunan ini merupakan hal yang umum diminta oleh pihak bank atau institusi keuangan yang memberikan pinjaman, karena apabila terjadi default alias ketidakmampuan peminjam untuk mengembalikan pinjaman, maka pihak peminjam akan memiliki hak atas jaminan atau agunan tersebut, yang kemudian akan dilelang dan hasilnya akan digunakan untuk membayar pelunasan pinjaman, serta apabila ada sisa akan dikembalikan kepada debitur.

Condition

Condition atau Kondisi ini bisa dilihat dari berbagai macam faktor, misalnya tujuan calon debitur meminjam uang, suku bunga pinjaman yang sedang berlaku, dan atau kondisi perekonomian makro atau mikro pada saat pinjaman diajukan.

Pihak bank atau pihak pemberi pinjaman biasanya akan lebih menyetujui pinjaman yang bersifat spesifik, misalnya untuk pendidikan, membeli rumah, membeli kendaraan, dan lain sebagainya, dibandingkan dengan pinjaman yang tidak diketahui dengan jelas akan digunakan untuk apa.

5C di dalam Pemasaran Stratejik

apa-itu-5c-pemasaran-stratejik

5C di dalam lingkup pemasaran stratejik digunakan untuk melakukan analisa lingkungan di tempat suatu perusahaan berada, yang mana lingkungan ini tidak membahas soal fisik tetapi faktor-faktor lainnya seperti pihak ketiga dan faktor internal.

Penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:

Company

Company atau Perusahaan melibatkan analisis terhadap lini produk perusahaan, budaya, tujuan dan sasarannya, dan citra di pasar. Kami juga melihat teknologi dan pengalaman perusahaan. Tujuan utama di sini adalah untuk menentukan apakah perusahaan berada dalam posisi terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Collaborators

Collaborators adalah analisis terhadap para pihak yang terlibat dengan perusahaan dalam menjalankan bisnis mereka, contohnya misalnya adalah supplier dan juga dstributor.

Customers

Customers atau Pelanggan adalah mereka yang mereka yang ditargetkan untuk menggunakan jasa ataupun produk dari perusahaan.

Pada analisis ini perusahaan harus menentukan dan memastikan apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diperlukan oleh para calon pelanggan, termasuk apa saja yang akan mempengaruhi keputusan pembelian dari mereka.

Competitors

Competition atau Competitors atau Kompetitor di sini adalah analisa terhadap siapa saja pesaing dari bisnis suatu perusahaan, seberapa besar ancaman mereka terhadap bisnis dari perusahaan tersebut, kemudian apa saja kelemahan dan kekurangan dari para pesaing.

Climate

Climate atau Iklim di sini tidak mengacu kepada cuaca, tetapi lebih kepada faktor-faktor yang mempengaruhi iklim usaha, misalnya regulasi pemerintah, kondisi perekonomian, iklim politik, tren terbaru di masyarakat, teknologi, dan lain sebagainya.

5C di dalam Pemasaran Digital

apa-itu-5c-pemasaran-digital

Sementara di dalam lingkup Pemasaran Digital, juga dikenal konsep 5C yang berisikan faktor-faktor apa saja yang perlu diperhatikan untuk meraih kesuksesan pemasaran di dalam dunia digital.

Penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:

Content

Content atau Konten adalah salah satu faktor mendasar dalam strategi memasarkan produk atau jasa secara digital, misalnya dengan menggunakan artikel pada website atau blog, potingan Medsos yang menarik, dan lain sebagainya.

Creativity

Creativity atau Kreatifitas berperan besar dalam menarik pelanggan di dunia digital, baik dari segi fitur yang ditawarkan, desain, ataupun suatu hal unik yang dapat menarik minat mereka.

Consistency

Consistency atau Konsistensi bearti menjaga supaya promosi dan konten baru disediakan secara konsisten dan teratur, tidak berhenti di tengah-tengah atau malah terbengkalai.

Communication

Communication atau Komunikasi adalah salah satu yang sudah menjadi mudah di era digital sekarang ini, dan ini merupakan kesempatan untuk dapat berinteraksi langsung dengan konsumen guna menjaga loyalitas ataiupun menarik pelanggan baru.

Client Customisation

Client Customisation atau Kustomisasi Klien adalah menyediakan fitur-fitur unik untuk masing-masing klien dilihat berdasarkan beragam faktor seperti faktor demografis, minat, hobi, pekerjaan, dan lain sebagainya.

admin

Read Previous

Apa itu 4R ? Definisi dan Penjelasannya

Read Next

Apa itu 5G ? Definisi dan Penjelasannya

Tinggalkan Balasan