Anies Tegaskan Tak Tambah Saham DLTA, Malah Mau Dijual!

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan tidak ada penambahan saham milik Pemprov DKI Jakarta di emiten produsen bir yakni PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

Hal ini mengklarifikasi pemberitaan yang menyatakan Pemprov DKI Jakarta melakukan penambahan saham di produsen bir tersebut.

“Kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Penambahan saham harus melewati persetujuan DPRD dulu dan serangkaian prosedur lainnya yang tidak pernah terjadi,” kata Pemprov DKI yang diwakili Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD), Faisal Syafruddin, dalam keterangan resmi, Jumat (13/11).

“Bahkan, kami juga telah mengirimkan beberapa kali surat permohonan persetujuan penjualan saham kepada DPRD, namun belum kunjung disetujui,” terangnya.

Dia menegaskan pemberitaan yang beredar bersumber dari satu dokumen di situs BEI yang di dalamnya komposisi saham tertukar/terjadi kesalahan penulisan antara saham Pemprov DKI Jakarta dan saham San Miguel Malaysia.

Faisal menegaskan, tidak ada perubahan kepemilikan saham, antara bulan ini dan bulan sebelumnya yakni Oktober.

Pihaknya pun telah melakukan penelusuran dan pengecekan atas komposisi saham tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran, per 13 November 2020 pukul 14.31 WIB, dalam dokumen berbeda di situs BEI ditemukan komposisi yang sebenarnya, yaitu tertulis bahwa San Miguel Malaysia masih memiliki saham sebesar 58,33% dan Pemprov DKI Jakarta memiliki saham sebesar 26,25%.

Perlu diketahui, katanya, Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Baswedan telah mengajukan permohonan persetujuan penjualan saham PT Delta Djakarta beberapa kali kepada DPRD Provinsi DKI Jakarta.

– Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 479/-1.822 tanggal 16 Mei 2018 hal Permohonan Persetujuan Penjualan Saham PT Delta Djakarta, Tbk;
– Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 91/-1.822 hal Permohonan Persetujuan Penjualan Saham PT Delta Djakarta, Tbk;
– Surat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 177/-1.822 hal Permohonan Persetujuan Penjualan Saham PT Delta Djakarta, Tbk.

Hingga saat ini, jumlah saham Pemprov DKI Jakarta masih sama sejak tahun 2015, yakni 26,25 % atau sebesar 210.200.700.

Adapun kronologis kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta sebagai berikut:

– 1984 : sebesar 810.600 saham (35%)
– 1993 : sebesar 4.204.014 saham (30%)
– 2000 : sebesar 4.204.014 (26,25%)
– 2015 : sebesar 210.200.700 (26,25%).

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)

Berita ini telah terbit pertama kali di CNBC

admin

Read Previous

Siap Rayakan Gelar Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Malah Bilang Begini

Read Next

Rheno Poetiray lebih gampang bikin lagu saat galau

Tinggalkan Balasan