Angelina Jolie jadi sutradara film biopik “Unreasonable Behaviour”

Jakarta (AJ) – Aktris Angelina Jolie akan menyutradarai “Unreasonable Behaviour”, sebuah biopik tentang fotografer perang asal Inggris Don McCullin, berdasarkan otobiografinya yang terkenal dengan judul yang sama.

Film ini diproduksi oleh Tom Hardy dan Dean Baker di bawah bendera Hardy Son & Baker (“Taboo”) bersama Tim Bevan dan Eric Fellner (“Darkest Hour”) dari Working Title Films. McCullin dan Mark George akan bertindak sebagai produser eksekutif.

Penulis skenario nominasi BAFTA, Gregory Burke (“’71”) saat ini sedang menulis skenarionya. Film akan menceritakan kehidupan fotografer perang Inggris yang terkenal, yang membawanya dari masa perang di London yang dilanda kemiskinan ke beberapa zona perang paling berbahaya di dunia.

“Saya dengan rendah hati memiliki kesempatan untuk membawa kehidupan Don McCullin ke film. Saya tertarik pada kombinasi unik dari keberanian dan kemanusiaannya – komitmen mutlaknya untuk menyaksikan kebenaran perang, dan empati serta rasa hormatnya kepada mereka yang menderita karena akibatnya,” ujar Jolie dilansir Variety, Jumat.

“Kami berharap bisa membuat film yang sama tanpa kompromi dengan fotografi Don, tentang orang-orang dan peristiwa luar biasa yang dia saksikan, dan naik turunnya era unik dalam jurnalisme,” kata Jolie melanjutkan.

McCullin sendiri mengatakan sangat terkesan dengan film yang pernah digarap oleh Jolie yakni “First They Killed My Father”, bercerita tentang perang di Vietnam di mana McCullin juga pernah berada di sana. Menurutnya, Jolie memberikan gambaran yang akurat tentang tempat kejadian.

“Saya merasa seolah-olah berada di tangan yang aman, cakap dan profesional bersamanya,” kata McCullin.

Sementara itu, Tom Hardy mengatakan Don McCullin adalah sosok yang sangat dia hormati. Kisah hidup dan pekerjaannya disebut luar biasa. Jolie pun dianggap mampu merepresentasikan hal tersebut dengan cerita yang menarik.

“Kisahnya yang luar biasa adalah salah satu kejujuran yang brutal, keberanian yang tak tergoyahkan, dan empati yang tak terikat. Jolie telah membuat pendekatan yang mempertimbangkan pada materi yang kita semua cari – relevan dan menarik, sensitif secara etika, dan menarik,” ujar Hardy.

“Kami sangat senang dengan visinya dan berharap dapat mendukung penggambarannya tentang seorang pria yang pantas dikenang atas kontribusinya yang luar biasa, layanan, dan pekerjaan seumur hidup untuk kemanusiaan,” kata Hardy melanjutkan.

 


Sumber : (1):

admin

Read Previous

Hadeeehhh… Rupiah Kayaknya Mau Melemah Nih

Read Next

Kena Covid-19, Ini Gejala yang Dirasakan Elvy Sukaesih

Tinggalkan Balasan