• September 20, 2020

Air Asia Dikecam Calon Penumpang: Penerbangan Dibatalkan, Uang Melayang

Asaljeplak.my.id –Maskapai penerbangan Air Asia diserbu oleh para calon penumpang. Mereka meminta pertanggungjawaban maskapai tersebut seusai membatalkan sejumlah rute penerbangan, namun belum juga memberikan pengembalian dana.

Akun Instagram resmi Air Asia @airasiaid menjadi target bulan-bulanan para calon penumpang menumpahkan amarah mereka.

Kolom komentar di unggahan terbaru akun tersebut langsung ramai dibanjiri aksi protes para calon penumpang.

Salah seorang calon penumpang Air Asia yang enggan disebutkan identitasnya, mengaku sangat kecewa terhadap proses pengembalian dana (refund) yang tidak sesuai aturan.

Ia mengaku telah membeli tiket untuk keberangkatan Yogyakarta menuju Jakarta pada akhir Maret 2020 lalu seharga Rp 1,7 juta.

Sesuai aturan, refund akan dilakukan dalam kurun waktu 30 hari. Namun, ia baru menerima refund lima bulan kemudian.

“Dari Maret belinya, baru di-refund 7 September. Dia refund ke akun kredit Air Asia juga, padahal saya bayarnya pakai kartu kredit,” kata si calon penumpang saat dihubungi Suara.com, Senin (7/9/2020).

Akun IG Air Asia diserbu calon penumpang gagal terbang (IG/airasiaid)Akun IG Air Asia diserbu calon penumpang gagal terbang (IG/airasiaid)

Saat melakukan pembayaran, ia mengaku membayarkan tagihannya sebesar Rp 1,7 juta menggunakan kartu kredit yang dimilikinya.

Sesuai aturan, pengembalian dana dilakukan sesuai pembayaran awal yang dilakukan. Namun, pihak Air Asia justru mengembalikan dana tersebut ke akun kredit milik Air Asia yang tidak bisa dicairkan.

“Kalau sudah masuk akun kredit itu nggak bisa ditarik tunai, harus terbang. Tapi kan saya enggak mau bepergian dulu,” ungkapnya.

  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »

    Berita ini telah terbit pertama kali di SUARA

    READ  HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Sri Mulyani Minta Warga Bangkit Lawan Covid-19

    admin

    Read Previous

    Hari Pelanggan Nasional, AHASS beri diskon 30 persen

    Read Next

    Paslon langgar protokol kesehatan, Bawaslu: Ranah pidana di kepolisian

    Tinggalkan Balasan