AASI manfaatkan digitalisasi di tengah pandemi COVID-19


Jakarta ((AJ)) – Ketua Umum Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Tatang Nur Hidayat mengatakan pihaknya memanfaatkan digitalisasi dalam memudahkan berbagai aktivitas perasuransian syariah selama pandemi COVID-19.

“Sampai saat ini inisiatif untuk digitalisasi ini dilakukan oleh teman-teman di asuransi syariah baik jiwa maupun konvensional, dan ini sangat membantu dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini,” ujar Tatang dalam jumpa pers yang berlangsung virtual, Senin.

Tatang lalu mencontohkan penerapan digitalisasi dalam konteks sertifikasi keagenan. Dengan digitalisasi, kata dia, proses sertifikasi keagenan menjadi lebih mudah.

“Kalau kita tidak ada digitalisasi, bisa dibilang sertifikasi keagenan bisa terhambat sebagai salah satu saluran distribusi yang porsinya cukup besar di asuransi syariah,” ucap dia.

Lebih lanjut Tatang mengatakan, dengan adanya pembatasan aktivitas atau pertemuan di tengah pandemi COVID-19, digitalisasi memiliki dua peranan penting, yakni meningkatkan pertumbuhan pemasaran serta pelayanan.

Tatang menyebut dua peran digitalisasi tersebut sangat dirasakan oleh industri asuransi syariah di Tanah Air.

“Dalam asuransi syariah ini Alhamdulillah dua-duanya, baik itu pemasaran langsung, baik itu pendukung aktivitas pemasaran maupun dalam konteks service terhadap peserta itu dilakukan dengan bisa dibilang berhasil,” kata Tatang.

“Walaupun Kalau dibilang stagenya, itu mungkin belum, tahapannya itu tahapan yang masih perlu dikembangkan kembali,” sambung dia.

Dalam kesempatan itu, Tatang turut menyampaikan capaian kinerja industri asuransi syariah pada kuartal pertama 2021. Dia menyebut bahwa kondisi perasuransian syariah secara keseluruhan berjalan sangat baik.

Peningkatan aset asuransi syariah naik 7,32 persen dibanding kuartal pertama 2021. Selain itu, asuransi syariah juga mengalami peningkatan premi sebesar 45,29 persen.

“Tentu ini adalah hal yang patut kita syukuri bersama dan juga menjadi modal bagi perasuransian syariah untuk bisa terus tumbuh dan bisa lebih baik lagi dalam upaya kita melakukan pertumbuhan ekonomi secara nasional maupun juga terutama terus menggerakkan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia,” ucap dia.

READ  9.514 penyuluh pertanian berstatus PPPK terima gaji setara PNS

Sumber : (1):

admin

Read Previous

Ayah Mau Berangkat Dagang Keliling, Bocah Ini Melakukan Hal yang Mengharukan

Read Next

Quartararo Ungkap Sebab Dirinya Balapan Bertelanjang Dada, Stoner: Dia Layak Dihukum

Tinggalkan Balasan