5 Film Terbaik Versi Festival Film Indonesia (FFI)

JAKARTA – Festival Film Indonesia atau disebut FFI merupakan sebuah ajang pemberian penghargaan tertinggi dalam dunia perfilman yang ada di Indonesia.

Ajang bergengsi tersebut, tentunya melahirkan sebuah apresiasi untuk semua karya-karya terbaik. Biasanya FFI ini hadir setiap tahunnya, akan tetapi saat pandemi COVID-19 menyerang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi penyelenggara FFI.

Kali ini, Okezone akan membahas 5 film terbaik versi FFI. Berikut Okezone merangkum dari berbagai sumber khusus untuk Okezoners, Minggu (19/7/2020). Inilah 5 film terbaik versi FFI dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Langsung simak saja yuk artikel berikut ini.

1. Siti

Film Siti

Film Siti meraih penghargaan film terbaik dalam FFI pada tahun 2015. Film ini dibintangi oleh Sekar Sari, Bintang Timur, Haydar Salishz, Ibnu Widodo, dan Titi Dibyo. Film ini disutradarai oleh Eddie Cahyono dan filmnya pertama kali tayang pada 2014. Namun, baru beredar di bioskop Indonesia pada 28 Januari 2016.

Film ini mengisahkan tentang tokoh Siti (Sekar Sari), yang harus menemukan cara untuk merawat anak dan suaminya. Ketika siang hari, Siti menjual makanan ringan, dan malam hari bekerja sebagai pemandu karaoke. Namun, dikarenakan pekerjaan malamnya, suaminya tidak ingin berbicara lagi dengan Siti.

2. Athirah

Film Athirah

Film terbaik versi FFI pada tahun 2016 diraih oleh film Athirah. Film ini dibintangi oleh Cut Mini, Christoffer Nelwan, dan Nino Prabowo. Film ini disutradarai oleh Riri Riza dan dirilis pada 29 September 2016.

Film ini mengisahkan tentang kehidupan Athirah hancur ketika wanita lain memasuki kehidupan suaminya. Dalam waktu dan latar belakang budaya di mana poligami masih diterima secara luas, Athirah berjuang sendirian dengan berbagai luka.

3. Night Bus

Film Night Bus

Film Night Bus mendapatkan penghargaan film terbaik pada FFI tahun 2017. Film ini dibintangi oleh Alex Abbad, Edward Akbar, dan Agus Nur Amal. Disutradarai oleh Emil Heradi dan dirilis pada 6 April 2017.

Film ini mengisahkan tentang sekumpulan warga sipil berbagi tumpangan bus ke Sampar, sebuah kota yang kaya akan sumber daya alam. Tempat tersebut dijaga ketat oleh tentara negara yang berperang melawan milisi pemberontak, yang menginginkan kebebasan atas tanah air mereka.

4. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Film Marlina

Sementara itu, pada tahun 2018 film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak berhasil mendapatkan penghargaan film terbaik dari FFI. Film ini dibintangi oleh Marsha Timothy, Egy Fedly, Tumpal Tampubolon dan disutradarai oleh Mouly Surya. FIlm tersebut rupanya dirilis pada 16 November 2017.

Kisahnya menceritakan tentang Marlina yang diam-diam tinggal di Sumba sampai suatu hari seorang pria bernama Markus dan gengnya mencoba merampok rumahnya dan dia membunuhnya. Akhirnya, dia dihantui oleh Markus, dan hidupnya berubah 180 derajat.

5. Kucumbu Tubuh Indahku

Kucumbu Tubuh Indahku

Film Kucumbu Tubuh Indahku mendapatkan penghargaan film terbaik FFI 2019. Film ini dibintangi oleh Muhammad Khan, Raditya Evandra, Rianto dan lainnya. Film ini disutradarai oleh Garin Nugroho dan dirilis pada 18 April 2019.

Film ini mengisahkan seorang anak yang ditinggalkan oleh ayahnya bergabung dengan sebuah pusat tari Lengger, tempat para lelaki berpenampilan feminin. Namun, pergolakan politik dan sosial di Indonesia memaksanya untuk pindah dan bertemu dengan orang-orang luar biasa dalam perjalanannya.

 

Berita ini telah terbit pertama kali di OKEZONE

admin

Read Previous

Menghitung Minimnya Belanja Kesehatan dan UMKM Era Corona

Read Next

Berkat China, Harga Batu Bara Melesat Nyaris 1% Pekan Ini

Tinggalkan Balasan